10 Tempat Wisata Terdekat di Yogyakarta yang Wajib Dikunjungi

Menikmati Pemandangan Indah di Bukit Bintang


Bukit Bintang

Bukit Bintang adalah destinasi wisata yang populer di Yogyakarta. Terletak di ketinggian 150 mdpl, Bukit Bintang menawarkan pemandangan indah yang menakjubkan. Dari sini, kita bisa melihat panorama kota Yogyakarta dari sudut pandang yang berbeda. Saat berada di puncak Bukit Bintang, kita dapat menikmati sinar matahari terbenam yang sangat romantis, atau sekedar menikmati cahaya gemerlap kota Yogyakarta pada malam hari.

Bukit Bintang bisa dicapai dengan berjalan kaki, naik sepeda motor atau mobil dari jalan Imogiri Timur. Diperlukan waktu sekitar 30 menit untuk naik ke puncak Bukit Bintang. Ada bebatuan besar yang dipakai sebagai pijakan kaki untuk menapaki perjalanan ke atas. Selain itu, ada juga penginapan yang bisa memudahkan wisatawan berniat menginap di sekitar Bukit Bintang. Tak hanya itu, saat berkunjung ke Bukit Bintang, kita juga masih bisa menjumpai sisa dari peradaban mesopotamia pada era prasejarah. Arca batu, menhir dan istana batu masih bisa kita saksikan secara langsung. Pamungkas berkunjung ke Bukit Bintang akan memanjakan mata kita dengan pemandangan yang sangat indah.

Tips jika ingin berkunjung ke Bukit Bintang, pada siang hari pastikan membawa air minum yang cukup, karena terkadang di jalan muda air minum. Untuk sepeda motor atau kendaraan wajib sebelum ke puncak gunakan rem. Hal ini sangat penting sekali untuk memastikan keselamatan dalam perjalanan ke tempat wisata ini.

Berburu Kuliner Khas Jogja di Jalan Malioboro


Kuliner Khas Jogja

Jalan Malioboro terkenal sebagai primadona destinasi wisata Jogja. Selain berbelanja oleh-oleh, Jalan Malioboro juga menjadi salah satu surganya kulineran khas Jogja. Berbagai pilihan makanan khas Jogja bisa kamu temukan di sepanjang Jalan Malioboro. Salah satu yang paling terkenal adalah Gudeg Yu Nap, yang terletak di samping Gedung Agung. Gudeg Yu Nap memiliki cita rasa khas gudeg yang disajikan dengan nasi, ayam kampung, serta kerupuk. Selain itu, kamu juga bisa mencicipi bubur ayam Yogyakarta, yang terkenal di Jalan Malioboro.

Jika kamu ingin mencoba kuliner khas Jogja dengan nuansa modern, kamu bisa mencoba Bakmi Jowo Mbah Gito. Bakmi Jowo Mbah Gito menyajikan bakmi dengan rasa yang tradisional dan disajikan dengan daging ayam atau jeroan sapi. Selain itu, kamu juga bisa mencoba sate klathak Jogja dan lesehan di Restoran Sate Klathak Pak Pong, yang terletak di Jalan Moses Gatotkaca.

Tak hanya itu, kamu juga bisa menikmati kuliner khas Jogja lainnya di Jalan Malioboro, seperti sate pitulungan, nasi goreng kambing, dan nasi pecel. Kuliner-kuliner tersebut sangat cocok untuk kamu jadikan sebagai oleh-oleh ketika pulang dari Jogja.

Tidak hanya makanan, di Jalan Malioboro juga terdapat minuman khas Jogja yang cocok untuk kamu coba. Salah satunya adalah es legen, minuman tradisional khas Jogja yang terbuat dari siwalan, kolang-kaling, dan nata de coco. Kamu bisa menemukan es legen di beberapa gerai es di sepanjang Jalan Malioboro.

Jangan lupa, Jalan Malioboro juga menjadi tempat yang sangat terkenal dengan jajanan pasar khas jogja yang sangat cocok untuk kamu jadikan sebagai oleh-oleh. Ada kerepek tempe, kripik jamur, gatot, klanting, dan masih banyak lagi.

Itulah beberapa kuliner khas Jogja yang bisa kamu temukan di Jalan Malioboro. Selain rasanya yang enak, harganya juga sangat terjangkau. Jika kamu berkunjung ke Jogja, jangan lupa untuk singgah ke Jalan Malioboro dan mencoba kuliner-kuliner khasnya.

Berwisata Edukatif di Museum Ullen Sentalu


Museum Ullen Sentalu

Museum Ullen Sentalu adalah salah satu tempat wisata di Jogja yang sangat menarik karena museum ini menampilkan berbagai koleksi seni dan budaya Jawa, terutama dari Keraton Yogyakarta dan Surakarta. Anda juga akan menemukan berbagai karya seni dari seniman terkenal seperti Affandi, dan Raden Saleh. Selain itu, museum ini juga memiliki taman yang sangat indah yang bisa Anda nikmati saat berwisata.

Sejarah Museum Ullen Sentalu

Sejarah Museum Ullen Sentalu

Museum Ullen Sentalu didirikan pada tahun 1994 oleh Liem Seng Tee, seorang kolektor seni yang berasal dari Indonesia. Museum ini awalnya didirikan sebagai sarana bagi keluarganya untuk menyimpan koleksi seni dan budaya Jawa yang dimilikinya. Namun, dengan bertambahnya koleksi, Museum Ullen Sentalu akhirnya dibuka untuk umum pada tahun 2010 dan menjadi salah satu tempat wisata terkenal di Yogyakarta.

Koleksi Museum Ullen Sentalu

Koleksi Museum Ullen Sentalu

Museum Ullen Sentalu memiliki koleksi seni dan budaya Jawa yang luar biasa. Anda akan menemukan berbagai benda bersejarah seperti batik, perhiasan, patung-patung kayu, dan ukiran-ukiran yang sangat indah. Selain itu, museum ini juga menampilkan gambar-gambar keluarga kerajaan dari Keraton Yogyakarta dan Surakarta. Seluruh koleksi sangat unik dan memukau karena memiliki rincian yang sangat halus.

Wisata Edukatif di Museum Ullen Sentalu

Wisata Edukatif di Museum Ullen Sentalu

Museum Ullen Sentalu tidak hanya menunjukkan koleksi seni dan budaya Jawa, tetapi juga memberikan wawasan tentang sejarah Jawa. Ketertarikan pada sejarah Jawa dapat diakses melalui berbagai cerita yang dihadirkan, seperti situasi tata krama dalam adat Jawa, pola makan, dan ritual-ritual Jawa. Ada juga cerita seputar kesenian seperti wayang kulit serta tokoh-tokoh penting seperti Ki Ageng Selo serta Sultan Hamengku Buwono X. Semua informasi ini akan membantu pengunjung untuk lebih memahami sejarah dan budaya Jawa.

Tips Berwisata ke Museum Ullen Sentalu

Tips Berwisata ke Museum Ullen Sentalu

Jika Anda berencana untuk berkunjung ke Museum Ullen Sentalu, ada beberapa tips yang harus Anda perhatikan. Pastikan Anda mengenakan pakaian yang sopan dan tidak berlebihan, karena museum ini cukup konservatif dalam hal berpakaian. Anda juga dilarang untuk memotret atau merekam video ketika berada di dalam museum. Namun, jika Anda ingin mengambil foto, Anda dapat membayar biaya tambahan untuk mendapatkan izin dari pihak museum.

Kunjungi Museum Ullen Sentalu dan nikmati pengalaman bersejarah yang tak terlupakan. Terlebih karena museum ini sangat dekat dengan pusat kota Yogyakarta, sehingga mempermudah Anda dalam mencapai museum ini.

Menikmati Keindahan Candi Prambanan di Malam Hari


Candi Prambanan malam hari

Candi Prambanan merupakan salah satu tempat wisata yang sangat terkenal di Yogyakarta. Candi ini memiliki keindahan yang luar biasa apalagi jika kamu mengunjunginya pada malam hari. Pada malam hari, Candi Prambanan akan memancarkan kemilau gemerlap yang sangat memukau. Selain itu, kamu juga bisa menikmati pemandangan langit malam yang dipenuhi dengan bintang di atas Candi Prambanan yang menjadi latar belakang pemandangan malammu.

Tak hanya itu, saat malam hari kamu juga bisa menikmati pertunjukan Ramayana Ballet yang diselenggarakan di area Candi Prambanan. Pertunjukan ini menceritakan kisah Ramayana dan dipadukan dengan tarian tradisional Jawa sehingga sangat menarik untuk disaksikan. Disuguhkan dengan pencahayaan yang indah, pertunjukan ini akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

Tak perlu khawatir akan keamanan saat berkunjung ke Candi Prambanan pada malam hari. Candi Prambanan disediakan penerangan sehingga kamu bisa berkeliling Candi Prambanan dengan nyaman. Bagi kamu yang tak mau repot, kamu bisa menggunakan layanan transportasi di sekitar Candi Prambanan seperti ojek ataupun mobil untuk berkeliling Candi Prambanan.

Selain menikmati keindahan Candi Prambanan pada malam hari, kamu juga bisa mengeksplor wisata kuliner di sekitar Candi Prambanan. Terdapat banyak warung makan dengan menu khas Yogyakarta yang bisa kamu kunjungi. Misalnya saja sate klatak, gudeg, mie ayam, dan masih banyak lagi. Kamu bisa menikmati sajian lezat ini sambil menikmati suasana malam di sekitar Candi Prambanan.

Untuk masuk ke Candi Prambanan pada malam hari, kamu perlu memiliki tiket terlebih dahulu. Tiket masuk ke Candi Prambanan pada malam hari memiliki harga yang lebih murah dibandingkan saat siang hari. Selain itu, kamu juga bisa memesan tiket Ramayana Ballet secara online melalui situs resmi Candi Prambanan agar lebih mudah dan praktis.

Dalam mengunjungi Candi Prambanan pada malam hari, kamu juga perlu memperhatikan waktu yang tepat. Sebaiknya kamu datang di hari yang cerah agar bisa menikmati kembang api yang sayang jika kamu lewatkan. Kembang api biasanya ditembakkan saat acara pertunjukan Ramayana Ballet berakhir atau saat momen-momen tertentu.

Jangan lupa untuk membawa kamera untuk mengabadikan momen-momen indah selama kamu berada di Candi Prambanan. Pemandangan gemerlap kembang api yang bersanding dengan megahnya Candi Prambanan akan menjadi kenangan indah yang tak akan terlupakan.

Bagi yang ingin menginap di sekitar Candi Prambanan, kamu bisa memilih dari berbagai hotel yang tersedia di sana. Ada beberapa hotel budget yang bisa kamu pilih dengan harga yang bersahabat. Namun jika kamu ingin merasakan kemewahan selagi berada di Candi Prambanan, terdapat juga hotel bintang lima dengan fasilitas yang begitu lengkap.

Jadi, bagi kamu yang ingin merasakan pengalaman yang berbeda saat traveling ke Yogyakarta, jangan lupa untuk mengunjungi Candi Prambanan pada malam hari. Kembang api, pertunjukan Ramayana Ballet, dan pemandangan langit malam di atas keindahan Candi Prambanan akan membuat travelingmu semakin berkesan. Yuk, segera persiapkan perjalananmu!

Temukan Keindahan Jogja dengan Brosur Paket Wisata Kami

Kenapa Harus Memilih Brosur Paket Wisata Jogja Brosur paket wisata Jogja adalah pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin mengunjungi kota yang kaya akan kebudayaan...
Ar Rayan Alif
6 min read

Menikmati Keindahan Wisata Jogja dengan Bus Wisata

Bus Wisata Jogja: Solusi Seru Liburan Keluarga Yogyakarta adalah salah satu kota wisata terfavorit di Indonesia. Kota ini menyuguhkan beberapa destinasi wisata menarik, seperti...
Ar Rayan Alif
8 min read

Menikmati Wisata Jogja di Daerah Wisata yang Menarik

Warisan Budaya Jogja Warisan Budaya Jogja atau Yogyakarta Heritage adalah suatu kemuliaan dari kearifan lokal di Yogyakarta. Budaya memang menjadi hal yang sangat kental...
Ar Rayan Alif
6 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *