Perhotelan

yield management hotel adalah

Perhotelan: Pengertian dan Strategi Yield Management Hotel.

Pengertian Yield Management Hotel

Yield management hotel adalah sebuah strategi dan konsep manajemen yang diterapkan dalam industri perhotelan untuk mengoptimalkan pendapatan hotel dan memaksimalkan penggunaan kapasitas kamar hotel pada waktu yang dibutuhkan. Konsep ini sering kali digunakan untuk hotel yang memiliki tingkat rata-rata hunian yang fluktuatif dengan menerapkan strategi penentuan harga yang lebih fleksibel.

Dalam prakteknya, manajemen yield hotel akan melakukan analisis data dan memprediksi permintaan masa depan serta fluktuasi pasar untuk membantu menentukan harga kamar hotel yang paling ideal pada waktu tertentu. Tujuannya adalah untuk memaksimalkan pendapatan dengan menjual kamar dengan harga yang optimal pada saat permintaan tinggi dan menurunkan harga ketika permintaan menurun untuk memastikan kamar tetap terjual dan menghindari kekosongan.

Banyak hotel yang menerapkan konsep yield management pada strategi pemasaran mereka agar dapat menjangkau dan menarik segmen pasar yang berbeda. Misalnya, hotel dapat menyesuaikan harga berdasarkan jenis kamar dan fasilitas, seperti menerapkan harga yang lebih tinggi pada kamar dengan pemandangan yang lebih baik atau dengan fasilitas tambahan. Hotel juga dapat menggunakan strategi seperti penjualan paket yang mencakup makanan dan minuman atau fasilitas tertentu untuk mengoptimalkan pendapatan.

Salah satu aspek utama dari yield management hotel adalah penggunaan teknologi untuk monitor dan memprediksi tren pasar. Hotel dapat menggunakan perangkat lunak manajemen yield untuk memonitor permintaan pasar secara real-time dan menyesuaikan harga kamar sesuai dengan permintaan. Penggunaan teknologi juga dapat membantu hotel untuk mengelola ketersediaan kamar dengan lebih efektif dan mengoptimalkan pendapatan pada waktu yang tepat.

Dalam kesimpulannya, yield management hotel adalah strategi manajemen penting bagi hotel untuk memaksimalkan pendapatan dan mengoptimalkan penggunaan kapasitas kamar saat permintaan tinggi maupun rendah. Konsep ini sangat berguna bagi hotel dengan tingkat hunian fluktuatif dan dapat diterapkan dengan menggunakan teknologi modern untuk memonitor pasar dan menyesuaikan harga kamar secara real-time. Dengan menerapkan strategi yield management yang efektif, hotel dapat meningkatkan pendapatan dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi para tamu mereka.

Tujuan Yield Management Hotel

Salah satu tujuan utama dari yield management hotel adalah untuk memaksimalkan pendapatan per kamar hotel dengan menjual setiap kamar dengan harga yang lebih tinggi dari biaya produksi. Dalam industri perhotelan, biaya produksi meliputi biaya tetap seperti sewa, gaji karyawan, dan biaya bahan-bahan, serta biaya variabel seperti pengeluaran untuk kebersihan kamar dan pemasok makanan dan minuman.

Dalam prakteknya, yield management hotel bekerja dengan memanfaatkan permintaan pasar untuk menjual kamar-kamar hotel dengan harga yang sesuai. Alat yang digunakan dalam yield management hotel meliputi teknologi dan perangkat lunak yang dapat membantu dalam mengidentifikasi tren permintaan, mengumpulkan data tentang penjualan kamar, dan mengelola harga kamar sesuai dengan permintaan dan strategi bisnis yang ditentukan oleh hotel.

Sebagai contoh, yield management hotel dapat memanfaatkan data tentang musim sibuk dan hari-hari tertentu dimana permintaan kamar lebih tinggi, dan menyesuaikan harga kamar sesuai dengan permintaan tersebut. Dengan demikian, hotel dapat menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi dan merencanakan pemeliharaan dan pengadaan inventaris dengan lebih efisien, sehingga meningkatkan keuntungan secara keseluruhan.

Secara keseluruhan, tujuan dari yield management hotel adalah untuk meningkatkan profitabilitas hotel dengan cara memanfaatkan data dan informasi yang tersedia untuk mengoptimalkan harga dan pemakaian ruang di hotel. Dengan menerapkan teknologi dan perangkat lunak yang tepat, hotel dapat merespons dalam waktu nyata terhadap perubahan permintaan pasar dan meningkatkan pengalaman tamu pada saat yang sama.

gambar hotel

Dalam upaya untuk mencapai tujuan tersebut, manajemen hotel juga perlu mempertimbangkan sejumlah faktor lain yang mempengaruhi pengelolaan yield management. Sebagai contoh, manajemen hotel perlu memahami profil tamu dan preferensi mereka, serta permintaan khusus seperti pemesanan kamar untuk acara khusus atau grup besar. Faktor-faktor lain yang mempengaruhi yield management hotel meliputi persaingan pasar, tren industri, dan faktor-faktor ekonomi yang lebih luas.

Untuk mencapai tujuan yang berhasil, manajemen hotel harus mempertimbangkan semua faktor yang mempengaruhi kesuksesan sistem yield management, dan mengimplementasikan strategi yang efektif dan fleksibel. Dengan cara ini, hotel dapat meningkatkan keuntungan dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi tamu mereka.

Tahap-tahap dalam Cara Kerja Yield Management Hotel

Yield management hotel adalah salah satu strategi penjualan yang digunakan oleh industri perhotelan untuk mengoptimalkan pendapatan kamar. Strategi ini melibatkan beberapa tahap dalam mencapai hasil yang optimal. Berikut adalah tahap-tahap dalam cara kerja yield management hotel:

1. Mengamati Permintaan Pasar

Tahap pertama dalam yield management hotel adalah mengamati permintaan pasar. Hotel akan mengumpulkan data tentang permintaan masa lalu dan sekarang, tren perjalanan, even yang terjadi di daerah sekitar hotel, dan berbagai faktor lainnya yang mempengaruhi permintaan kamar di hotel.

Dengan menggunakan data tersebut, hotel akan dapat memproyeksikan permintaan untuk periode mendatang dan mengidentifikasi saat-saat tertentu dimana permintaan kamar akan meningkat tajam dan menurun tajam. Hal ini akan membantu hotel untuk mempersiapkan diri dan menyesuaikan jumlah kamar yang tersedia di setiap harga untuk memaksimalkan pendapatan.

Baca Juga :   jenis jenis minuman keras (di hotel)

2. Menjaga Ketersediaan Kamar

Tahap kedua dalam yield management hotel adalah menjaga ketersediaan kamar. Hotel akan menawarkan kamar dengan harga yang berbeda tergantung pada tingkat permintaan. Hal ini akan memastikan bahwa hotel selalu memiliki pilihan harga yang tepat untuk menarik pelanggan dan meningkatkan pendapatan.

Hotel akan membuka penjualan kamar dengan harga tertentu dan memperhatikan tanda permintaan. Jika permintaan kamar meningkat, hotel akan menaikkan harga agar memaksimalkan keuntungan. Namun, jika permintaan kamar menurun, hotel akan menurunkan harga untuk menarik pelanggan dan menghindari kekosongan kamar.

3. Menentukan Harga dengan Cerdas

Tahap ketiga dalam yield management hotel adalah menentukan harga dengan cerdas. Setelah memperhatikan permintaan dan ketersediaan kamar, hotel akan menentukan harga kamar yang sesuai untuk setiap tingkat permintaan.

Hotel akan mempertimbangkan faktor-faktor seperti tingkat musim, momentum permintaan, waktu penginapan, dan profil pelanggan, untuk menentukan harga yang tepat dan menarik. Dengan menyesuaikan harga, hotel dapat meningkatkan tingkat okupansi kamar dan meningkatkan pendapatan.

4. Mengelola Pasar

Tahap keempat dalam yield management hotel adalah mengelola pasar. Hotel akan mengelola berbagai jenis pasar yang tersedia untuk memaksimalkan pendapatan. Misalnya, hotel akan menyesuaikan harga dan kebijakan pemesanan untuk berbagai tipe kamar yang ditawarkan.

Hotel juga dapat menargetkan pasar tertentu seperti kelompok melalui promosi khusus atau menyesuaikan layanan untuk meningkatkan nilai tambah bagi pelanggan.

5. Menyesuaikan Strategi

Tahap terakhir dalam yield management hotel adalah menyesuaikan strategi. Hotel akan meninjau data dan kinerja mereka secara teratur, dan menyesuaikan strategi mereka sesuai dengan perubahan tren pasar dan permintaan pelanggan.

Hotel akan terus mengumpulkan data dan menganalisis hasil dari strategi yield management mereka untuk memperbaiki proses bisnis dan mencapai hasil yang lebih maksimal.

Tingkat Permintaan

Gambar Yield Management di Hotel

Tingkat permintaan adalah salah satu faktor utama yang mempengaruhi yield management hotel. Jika permintaan tinggi, harga kamar akan naik. Sebaliknya jika permintaan rendah, harga kamar akan turun. Oleh karena itu, strategi yield management hotel adalah untuk menyesuaikan harga kamar tergantung pada tingkat permintaan. Tujuannya agar hotel tetap mengoptimalkan pendapatannya sekaligus tetap mempertahankan keterisian hotel.

Waktu Terjadinya Pemesanan

Waktu terjadinya pemesanan juga mempengaruhi yield management hotel. Jika tamu memesan kamar jauh-jauh hari sebelum kedatangannya, hotel cenderung memberikan harga yang lebih rendah. Sebaliknya, jika tamu memesan kamar secara mendadak atau di hari yang sama, hotel dapat menaikkan harga kamar. Dalam prakteknya, hotel menggunakan sistem reservasi dan teknologi yang canggih untuk memantau pemesanan kamar. Hal ini membantu mereka menentukan harga kamar yang tepat sesuai dengan waktu terjadinya pemesanan.

Lama Tinggal

Lama tinggal tamu di hotel juga menjadi faktor yang mempengaruhi yield management hotel. Hotel biasanya memberikan diskon kepada tamu yang menginap lebih dari satu malam atau pada tamu yang memesan kamar dengan jangka waktu yang lebih lama. Ini dapat mengoptimalkan pendapatan hotel karena meskipun diskon diberikan, namun hotel dapat memaksimalkan keterisian kamar untuk jangka waktu yang lebih lama.

Musim Liburan dan Acara Khusus

Musim liburan dan acara khusus di daerah tertentu mempengaruhi permintaan tamu untuk menginap di hotel. Akan ada peningkatan permintaan pada musim liburan seperti Natal dan Tahun Baru atau pada saat ada acara olahraga seperti maraton atau kompetisi golf. Dalam situasi ini, hotel akan menaikkan harga kamar selama periode tertentu untuk mengoptimalkan pendapatannya. Sebaliknya, jika waktu tampak sepi, hotel dapat memberikan promo atau diskon untuk menarik tamu.

Faktor Ekonomi dan Kepribadian Tamu

Faktor ekonomi seperti nilai tukar dan suku bunga dapat mempengaruhi permintaan tamu untuk berwisata di suatu kota atau negara tertentu. Hal ini berdampak pada yield management hotel. Kepribadian tamu juga dapat mempengaruhi yield management, termasuk umur, jenis kelamin, dan pekerjaan. Hotel dapat memanfaatkan informasi tersebut untuk menentukan harga kamar yang cocok dan untuk menawarkan promo khusus pada tamu yang memiliki kepentingan atau kebutuhan tertentu.

Persaingan yang Ketat di Pasar

Salah satu kendala pada yield management hotel adalah persaingan yang ketat di pasar. Saat ini, banyak hotel baru bermunculan yang menawarkan harga yang lebih murah, sehingga hotel yang sudah ada harus berusaha untuk menjaga harga tetap kompetitif agar tidak kalah saing. Namun demikian, menetapkan harga yang terlalu rendah juga tidak menjamin keuntungan yang maksimal bagi hotel, karena mungkin mengurangi kualitas layanan dan fasilitas yang diberikan.

Untuk mengatasi persaingan yang ketat di pasar, hotel perlu melakukan evaluasi secara berkala terhadap harga yang ditawarkan dan menyesuaikannya dengan perubahan pasar. Selain itu, hotel juga perlu melakukan penetrasi pasar baru dan melakukan inovasi produk dan layanan agar tetap diminati oleh tamu.

Musim Sepi

Musim sepi adalah saat dimana jumlah permintaan kamar hotel menurun drastis. Hal ini bisa terjadi pada musim tertentu seperti saat low season, atau saat terjadi krisis ekonomi yang mempengaruhi pariwisata. Ketika musim sepi tiba, hotel seringkali terpaksa menurunkan harga kamar untuk menarik minat tamu dan mempertahankan okupansi. Namun, menurunkan harga terlalu banyak justru akan mengurangi profit yang dihasilkan dan mungkin juga mengurangi kualitas layanan dan fasilitas hotel.

Untuk mengatasi musim sepi, hotel perlu menyesuaikan strategi penyediaan layanan dengan permintaan yang ada. Misalnya, dapat dilakukan promosi menarik atau menyediakan paket liburan yang menarik untuk menarik tamu selama masa sepi. Ketika musim ramai, hotel juga perlu mempertahankan kualitas layanan agar tetap diminati oleh tamu dan memberikan ciri khas yang berbeda dari hotel-hotel lain.

Tidak Memahami Karakteristik Tamu

Tidak memahami karakteristik tamu juga bisa menjadi kendala dalam yield management hotel. Setiap tamu mempunyai kebutuhan dan preferensi yang berbeda-beda terhadap kamar hotel. Sebagai contoh, tamu yang datang untuk bisnis biasanya memesan kamar pada hari kerja, sedangkan tamu yang datang untuk berlibur biasanya memesan kamar pada hari libur dan musim liburan tertentu.

Baca Juga :   perlengkapan kamar mandi hotel

Untuk mengatasi hal ini, hotel perlu memahami karakteristik tamu dan melakukan segmentasi pasar berdasarkan preferensi dan kebutuhan tamu. Dengan memahami karakteristik tamu, hotel dapat menyesuaikan produk dan layanan yang ditawarkan dengan harga yang sesuai sehingga dapat memaksimalkan keuntungan dan pengalaman tamu.

Persediaan Kamar yang Tidak Sesuai

Persediaan kamar yang tidak sesuai juga bisa menjadi kendala pada yield management hotel. Misalnya, ketika tanggal tertentu hotel kehabisan kamar dan tamu yang memesan pada tanggal tersebut harus dialihkan ke hotel lain. Di sisi lain, pada tanggal yang lain justru masih banyak kamar yang kosong.

Untuk mengatasi persediaan kamar yang tidak sesuai, hotel perlu mempertimbangkan faktor-faktor seperti musim, event khusus, dan permintaan tamu tertentu. Hotel juga perlu melakukan forecast ketersediaan kamar dengan akurat agar dapat menyesuaikan harga dan penawaran yang sesuai dengan permintaan pasar.

Teknologi yang Kurang Memadai

Kendala pada yield management hotel juga bisa disebabkan oleh teknologi yang kurang memadai. Misalnya, sistem manajemen kamar yang masih menggunakan spreadsheet atau teknologi yang sudah usang. Hal ini dapat mempersulit pihak hotel dalam menyusun strategi yang sesuai dengan baik. Sistem yang tidak memadai juga bisa menyebabkan terjadinya kesalahan, seperti ketika hotel tidak mengetahui ketersediaan kamar yang akurat pada suatu waktu.

Untuk mengatasi hal ini, hotel perlu memperbarui teknologi sistem manajemen kamar agar dapat bekerja lebih efektif dan efisien. Sistem teknologi yang lebih baik akan memudahkan pihak hotel dalam mengambil keputusan, menyusun strategi pricing, dan mengoptimalkan pengalaman tamu.

Tidak Mampu Memenuhi Kapasitas Hotel

Kendala pada yield management hotel juga bisa terjadi jika hotel tidak mampu memenuhi kapasitas yang tersedia. Terkadang, permintaan tamu yang tinggi dapat melebihi kapasitas kamar yang tersedia sehingga hotel terpaksa harus menolak tamu. Hal ini berdampak buruk pada pemasukan hotel dan juga citra hotel itu sendiri.

Untuk mengatasi hal ini, hotel perlu memperhitungkan kapasitas kamar yang tepat dan mengelola permintaan tamu dengan baik. Strategi seperti overbooking atau penjualan kamar dengan tipe yang berbeda bisa dilakukan agar kapasitas hotel dapat terpenuhi dan tamu tetap puas dengan pengalaman menginapnya.

Definisi Yield Management Hotel

Yield management hotel adalah strategi bisnis yang bertujuan untuk memaksimalkan pendapatan perusahaan hotel dengan cara mengelola harga kamar hotel dan mengatur ketersediaan kamar secara dinamis. Strategi ini bertujuan untuk memastikan bahwa tarif yang ditawarkan selalu positif di setiap waktu, bahkan pada saat permintaan tinggi atau rendah, sehingga hotel dapat mencapai tingkat okupansi yang tinggi dan keuntungan maksimum.

yield management hotel

Manfaat Yield Management Hotel bagi Industri Perhotelan

Yield management hotel memberikan sejumlah manfaat bagi industri perhotelan. Diantaranya adalah:

  • Memaksimalkan Pendapatan – Strategi ini membantu hotel dalam meningkatkan pendapatan dengan mengoptimalkan harga dan okupansi kamar hotel secara efektif.
  • Memperkuat Daya Saing – Dengan menggunakan strategi yield management, hotel bisa lebih kompetitif dalam menghadapi persaingan bisnis di industri perhotelan.
  • Meningkatkan Kinerja Operasional – Sektor perhotelan dapat memperoleh data penting yang diperlukan untuk mengoptimalkan kinerja operasional dan memberikan pengalaman menginap yang berkualitas kepada tamu.
  • Menghindari Kehilangan Peluang – Dengan strategi yield management yang efektif, hotel dapat memaksimalkan penghasilan mereka dari setiap kamar yang tersedia.

Implementasi Yield Management Hotel

Implementasi yield management hotel membutuhkan perhatian terhadap beberapa hal berikut:

  • Membuat Prediksi Ketersediaan Kamar – Perusahaan perhotelan memberikan penilaian terhadap permintaan kamar yang terjadi pada waktu tertentu (musim, festival, acara, dll.) dan membuat prediksi ketersediaan kamar.
  • Mengatur Harga Kamar – Berdasarkan prediksi ketersediaan kamar, harganya diatur sedemikian rupa sehingga keterisian kamar bisa mencapai tingkat optimal dan sedinamis mungkin.
  • Membuat Penawaran Khusus – Tawarkan beberapa paket khusus untuk menarik pelanggan agar menginap di hotel tersebut meskipun pada waktu low season atau permintaan sedang sepi.
  • Memantau Tingkat Ketersediaan Kamar – Manajemen hotel harus memantau tingkat ketersediaan kamar serta perubahan dalam permintaan untuk menyesuaikan perencanaan harga dan promosi secara cepat.

Keuntungan dan Kerugian Yield Management Hotel

Ada beberapa keuntungan dan kerugian yang harus diperhatikan ketika melaksanakan strategi yield management hotel:

  • Keuntungan:
    • Memaksimalkan pendapatan kamar dengan memaksimalkan ketersediaan kamar.
    • Menyesuaikan harga kamar sesuai permintaan konsumen.
    • Meningkatkan pengalaman tamu dan daya saing perusahaan hotel.
    • Dapat menyesuaikan harga dengan mudah sesuai dengan pasar dan musim.
  • Kerugian:
    • Perhitungan yang dihasilkan tergantung pada teknologi, yang mungkin menimbulkan biaya tambahan.
    • Fleksibilitas harga berlebihan mungkin dapat memberikan kerugian bagi tamu, terutama jika mereka merasa harga musiman sangat mahal.
    • Jika strategi ini tidak dilakukan dengan benar, dapat merusak reputasi perusahaan hotel di mata konsumen.

Implementasi Yield Management Hotel oleh Perusahaan Hotel di Indonesia

Di Indonesia, terdapat beberapa hotel besar yang telah mengadopsi strategi yield management, diantaranya Hotel Borobudur Jakarta, Hotel Indonesia Kempinski, Sari Pan Pacific Jakarta, dan Hotel Mulia Senayan Jakarta.

Perusahaan-perusahaan tersebut telah memperkenalkan sistem yield management dalam operasi sehari-hari mereka. Dalam beberapa kasus, penggunaan strategi ini mampu meningkatkan pendapatan dan profitabilitas mereka.

Perspektif Masa Depan: Perkembangan Teknologi dan Implementasi Yield Management Hotel

Teknologi yang berkembang pesat di bidang industri perhotelan akan menggunakan banyak data dan analisis untuk memaksimalkan pengelolaan kamar hotel. Dalam beberapa tahun ke depan, teknologi Artificial Intelligence (AI) dan Big Data Analytics diramalkan akan menjadi hal yang wajib dalam pelaksanaan strategi yield management hotel.

Dalam masa depan, perlu juga untuk memikirkan dampak penggunaan teknologi dalam pengelolaan hotel dan membuat kebijakan yang dapat mengendalikan penggunaannya.

Kesimpulan

Penggunaan yield management hotel merupakan strategi yang sangat penting bagi industri perhotelan. Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat dalam industri perhotelan, implementasi yield management hotel dapat membantu hotel dalam meningkatkan keuntungan dan memperkuat daya saing. Dalam proses implementasinya, hotel harus memperhatikan beberapa hal termasuk pengaturan harga, membuat prediksi ketersediaan kamar dan memantau permintaan pasar secara real time. Kemudian pada masa depan, penggunaan teknologi AI dan Big Data Analytics akan menjadi hal yang wajib dilakukan dalam pengelolaan keterisian kamar hotel.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button