Wisata

Menikmati Keindahan Wisata di Jogja

Menelusuri keindahan Candi Borobudur


Candi Borobudur

Candi Borobudur merupakan salah satu objek wisata populer dan juga menjadi salah satu situs warisan dunia UNESCO yang terletak di Magelang, Jawa Tengah. Candi ini merupakan peninggalan sejarah yang masih eksis hingga saat ini dan menjadi bukti perkembangan agama Buddha pada masa lalu.

Untuk memasuki area Candi Borobudur, para pengunjung diwajibkan untuk membeli tiket yang sudah termasuk asuransi. Selain itu, terdapat juga berbagai fasilitas di sekitar area candi seperti toilet, area parkir, warung makan, dan tempat souvenir. Area parkir biasanya ramai pada weekend atau hari libur nasional, oleh karena itu sebaiknya datang lebih awal agar tidak terlambat saat melakukan tour.

Candi Borobudur sendiri memiliki bentuk yang sangat unik yaitu piramid dengan lantai bertingkat yang terbuat dari batu andesit. Di setiap tingkatnya terdapat relief-relief yang menceritakan kehidupan Buddha dan juga ajaran-ajaran moral yang sangat penting bagi umat Buddha. Candi Borobudur sendiri dibagi menjadi tiga zona yaitu zona Kamadhatu, Rupadhatu, dan Arupadhatu.

Zona Kamadhatu merupakan zona pertama dengan lantai bawah yang berisi relief dengan gambar-gambar manusia dan binatang yang melambangkan keinginan-keinginan duniawi. Kemudian, zona Rupadhatu merupakan zona menengah yang berisi relief dengan gambar siddha dan bodhisattva yang merupakan sosok-sosok yang telah mencapai kesucian untuk membantu umat manusia mencapai pencerahan spiritual.

Terakhir, pada zona Arupadhatu merupakan zona tertinggi yang diisi oleh 72 stupa yang merupakan arsitektur yang sangat indah dengan ukiran-ukiran hias yang disimbulkan sebagai wujud kemurnian dan kesucian dalam agama Buddha.

Kunjungan ke Candi Borobudur terutama selain keindahan arsitektur dan relief-reliefnya, pengunjung juga bisa menikmati pemandangan sunrise yang sangat indah dari atas candi. Kegiatan ini memang memiliki jam yang cukup awal, namun puasnya berkesempatan menikmati keindahan alam dan lingkungan candi menjadikan wisatawan lebih semangat. Namun demikian, selain sunrise juga bisa mengunjungi candi di sore hari dan menikmati sunset dengan nuansa romantis yang tidak kalah indah.

Tidak kalah menarik, jika melakukan tour ke borobudur pada bulan-purnama, banyaknya pengunjung yang berkumpul di sekitar candi melepas balon lampion membuat suasana menjadi sangat romantis dan rama. Dengan suasana yang unik dan indah, tidak heran jika wisatawan ingin selalu berkunjung ke candi yang mempunyai suasan alam yang indah di malam hari.

Selain keindahan Candi Borobudur, para wisatawan akan dimanjakan oleh keunikan pernak-pernik, oleh – oleh khas yang tampil di sekitar candi. Mulai dari kerajinan tangan, aksesori berbahan dasar kayu, batik dan oleh – oleh makanan khas memang tidak akan dilewatkan oleh pengunjung untuk dibawa pulang sebagai kenang-kenangan atau untuk dipergunakan sehari-hari. Sehingga, tidak hanya keindahan Candi Borobudur dan lingkungan candi saja yang menjadi daya tarik bagi wisatawan, tetapi oleh-oleh juga menjadi daya tarik yang membuat para wisatawan dikenang akan Borobudur.

Keajaiban Alam Gunung Kidul


Keajaiban Alam Gunung Kidul

Selain destinasi budaya seperti candi-candi bersejarah dan keraton, Jogja juga mempunyai pesona wisata alam yang tak kalah menakjubkan. Salah satu yang terkenal adalah keindahan Gunung Kidul. Berbicara tentang Gunung Kidul, wahana alamnya memang tak hanya satu-dua, melainkan penuh keajaiban yang masih begitu terjaga. Di kawasan ini Anda akan menemukan begitu banyak pemandangan natural yang membawa keindahan tersendiri. Tidak heran jika Gunung Kidul menjadi destinasi wisata favorit bagi para pelancong dari segala penjuru.

Untuk Anda yang belum mencoba destinasi wisata Gunung Kidul, ada 8 tempat pesona Gunung Kidul yang layak untuk Anda kunjungi.

1. Pantai Indrayanti

Pantai Indrayanti

Pantai Indrayanti terletak di Jalan Pantai Indrayanti KM25, Tepus, Kabupaten Gunung Kidul. Pantai ini terbentang luas di sepanjang bibir Pantai Indrayanti yang dinobatkan sebagai pantai tercantik di Jogja. Keindahan pantai ini dihasilkan oleh pasir putihnya, bebatuan granit besar yang ada di sekitar pantai, ombaknya yang tenang, serta kebersihan dan kerapian pantainya.

2. Goa Jomblang

Goa Jomblang

Goa Jomblang terletak sekitar 50 km atau 1,5 jam berkendara dari pusat kota Jogja. Goa ini menjadi destinasi unggulan bagi para pecinta alam. Memiliki ukuran panjang sekitar 250 m, lebar 50 m, dan kedalaman 60 m ke bawah, Goa Jomblang menawarkan pemandangan inside view yang sangat menakjubkan. Di sini, Anda juga bisa beraktivitas tracking, caving, dan rapelling.

Hal unik dari Goa Jomblang adalah sinar Matahari dapat menyinari bagian dalam goa ketika matahari tepat berada di atas bukaan alami di atas goa, membuat keadaan di dalam goa terlihat sangat indah. Paduan antara tebing kapur, air yang jernih, dan sinar matahari yang masuk melalui lubang goa menciptakan pemandangan yang sangat layak untuk diabadikan dalam foto.

3. Pantai Wediombo

Pantai Wediombo

Pantai Wediombo terletak di Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunung Kidul. Pantai ini menyajikan pemandangan sangat indah dengan semilir angin pantai, ombak lautan, dan tebing batuan besar yang menjulang menjaga pantai. Pasir pantai berwarna putih bersih, membuat suasana pantai semakin terlihat damai. Selain itu, panorama sunset-nya begitu elok, pantai ini cocok untuk menemani waktu berlibur Anda bersama pasangan atau keluarga.

4. Air Terjun Sri Gethuk

Air Terjun Sri Gethuk

Air Terjun Sri Gethuk terletak di Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul. Air terjun yang berada di area Goa Jomblang ini memiliki panorama yang sangat indah. Dikelilingi oleh perbukitan kapur yang menjulang, air terjun ini menjadi tempat yang tepat untuk bersantai dan menenangkan diri. Untuk mencapai air terjun ini, Anda hanya perlu menempuh perjalanan 10 menit dengan jalan kaki. Air Terjun Sri Gethuk juga dilengkapi dengan fasilitas berupa cottage dan arena outbound.

5. Pantai Krakal

Pantai Krakal

Pantai Krakal terletak di Desa Krakal, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunung Kidul. Pantai ini mempunyai pasir yang lembut serta ombak yang cukup besar, cocok untuk para penggemar olahraga surfing. Pemandangan pohon kelapa dan bebatuan granit yang tersebar di pantai ini mampu menciptakan ketenangan dan keindahan tersendiri. Pantai Krakal cocok dikunjungi untuk bersantai dan menikmati keindahan laut di timur Jogja.

6. Pantai Ngrumput

Pantai Ngrumput

Pantai Ngrumput terletak di Dusun Giriwungu, Desa Jepitu, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunung Kidul. Pantai ini memiliki keunggulan berupa area pasir putih yang luas serta ombak yang cukup besar. Di sisi lain, hamparan rumput yang tumbuh di sekitar pantai menimbulkan kesan yang berbeda dan begitu eksotis. Pemandangan ini yang menjadikan pantai ini berbeda dengan pantai-pantai lainnya di Gunung Kidul.

7. Timang Beach

Timang Beach

Timang Beach terletak di Dusun Purwodadi, Desa Tepus, Kabupaten Gunung Kidul. Pantai ini memiliki bayangan unik dan mengesankan, yakni sebuah jembatan gantung yang memanjang ke tengah-tengah lautan. Jembatan ini yang menjadi daya tarik ngeri di Timang Beach merupakan alat transportasi yang digunakan nelayan untuk menuju ke gugusan pulau-pulau karang di tengah laut di sekitarnya. Melintasi jembatan gantung di Timang Beach akan memacu adrenalin Anda. Selain itu di sana juga tersedia sarana untuk menikmati keindahan pantai dengan ATV maupun kereta yang di dorong oleh tenaga manusia yang sungguh mengesankan.

8. Pengger Pine Forest

Pengger Pine Forest

Pengger Pine Forest terletak di Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo. Meskipun tidak termasuk wilayah Gunung Kidul, Pengger Pine Forest memiliki pesona wisata alam yang tidak boleh dilewatkan bagi Anda yang berkunjung ke Jogja. Belantara pinus yang indah dan hijau memenuhi kawasan seluas 9,37 hektar ini. Kawasan Pengger Pine Forest sangat cocok untuk dikunjungi jika Anda ingin menenangkan diri dari hiruk pikuk kota. Di sana juga tersedia fasilitas permainan untuk anak-anak, flying fox, dan taman bunga.

Nah itu dia delapan tempat yang harus Anda kunjungi ketika liburan di Jogja. Mari jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati keindahan alamnya.

Menikmati Kuliner Khas Jogja


Mie Ayam Jogja

Jogja terkenal dengan wisata kuliner yang lezat dan juga terjangkau di kantong. Banyak sekali kuliner khas Jogja yang bisa kamu coba. Satu diantaranya adalah mie ayam. Di Kota Gudeg ini, kamu bisa mencoba mie ayam yang berbeda dari pada yang lain.

Mie Ayam Pak Gendut salah satu tempat yang mempunyai mie ayam terkenal di Jogja. Terletak di Jalan Kaliurang Km 6,5. Anda bisa menemukan Warung Mie Ayam Pak Gendut ini dengan mudah sebab Warung ini selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan. Di sini, mie ayam yang disajikan lezat dan harganya pun terjangkau. Tak heran jika tempat ini selalu dipadati oleh pelanggan setianya. Nikmati mie ayam yang lezat bersama kuah kaldu ayam yang khas dengan taburan daun bawang.

Jika kamu pecinta mie, kamu juga harus mencoba Mie Ayam Tumini yang terletak di Jalan Wongsodirjan. Di sini kita bisa menikmati mie ayam dengan cita rasa yang berbeda, berbeda dari tempat-tempat lainnya, mie ayam Tumini menggunakan bahan yang lebih segar dan tentunya diolah dengan bumbu yang berbeda, yang membuat rasanya begitu istimewa.

Angkringan Bakpia

Tak hanya mie ayam, namun ada juga kuliner khas jogja yang lain yaitu bakpia. Bakpia adalah salah satu makanan khas Yogyakarta yang paling terkenal dan mudah ditemukan. Bakpia yang terbuat dari kacang hijau ini mempunyai rasa yang unik di dalamnya. Kamu bisa membeli bakpia di Pasar Beringharjo sebagai pusat oleh-oleh di Jogja.

Satu lagi kuliner khas Jogja yang wajib kamu coba adalah sate klathak. Sate klathak yang terkenal paling lezat di Jogja adalah Sate Klathak Pak Pong yang terletak di Jalan Palagan Tentara Pelajar. Di sini kamu bisa mencoba sate klathak yang lezat dengan irisan daging sapi yang tipis dan lembut. Ditambah lagi dengan bumbu kacang yang khas yang membuat perpaduan rasa yang pas saat dikonsumsi.

Jadi, kalau kamu sedang liburan di Jogja, jangan lupa mencicipi dan menikmati makanan khas Jogja yang enak-enak ya guys. Kalau belum mencoba rasanya seperti putus mi-nggak-ke-Jogja (bukan opsi).

Mendalami Budaya Jawa di Keraton Yogyakarta


Keraton Yogyakarta

Keraton Yogyakarta atau istana kepresidenan saat ini, merupakan sebuah keraton yang dibangun pada tahun 1755 bertempat di Jalan Rotowijayan dan merupakan satu-satunya keraton yang masih berfungsi di kota Yogyakarta. Keraton ini mampu menggambarkan kebesaran kebudayaan Jawa. Hingga saat ini, kegiatan keagamaan dan kerjaan keraton masih sangat erat kaitannya dengan budaya Jawa sebenarnya.

Menjelajah Keraton Yogyakarta, seolah-olah kita diperkenankan berjalan dalam sejarah kerajaan Jawa. Berbagai pusaka dan peninggalan dari masa kerajaan masih terjaga dengan baik, seperti Balairung Utama, tempat para Sultan menyelenggarakan upacara kerajaan dari masa ke masa. Di dalam Balairung Utama, terdapat singgasana emas yang merupakan peninggalan dari Sultan Agung hingga Sultan Hamengkubuwana X.

Selain Balairung Utama, terdapat juga bangunan-bangunan lain seperti Museum Keraton, Bangsal Kencono, Taman Sari, dan Gedhong Songo. Bangunan-bangunan tersebut memiliki fungsi masing-masing untuk keperluan kerajaan.

Dalam kunjungan ini, kita juga dapat melihat langsung tari-tarian kerajaan maupun upacara adat yang diselenggarakan di Keraton Yogyakarta, seperti Upacara Grebeg, Naloni Mitoni, dan Upacara Siraman. Kita dapat belajar langsung tentang bagaimana cara kerajaan melakukan upacara adat dan pentingnya upacara tersebut di dalam masyarakat Jawa.

Untuk dapat menambah wawasan tentang budaya Jawa, pengunjung dapat mengikuti tur dimana ada guide yang bisa membantu pengunjung untuk menjelaskan tentang peninggalan kerajaan dan budaya yang melekat pada kerajaan tersebut.

Tidak hanya menjelajahi Keraton Yogyakarta, kita juga dapat menikmati kuliner khas Yogyakarta, seperti Gudeg, Bakpia, dan wedang ronde yang bisa ditemukan didekat-daerah keraton. Berbagai oleh-oleh khas seperti batik tulis Yogyakarta, bahan tekstil, dan perhiasan Emas Keraton Yogyakarta juga bisa kita dapatkan di Pasar Beringharjo yang lokasinya tidak jauh dari Keraton Yogyakarta.

Jadi, menjelajahi Keraton Yogyakarta dapat menambah wawasan kita tentang budaya Jawa dan menambah pengalaman bagi kita dalam menjelajahi sejarah Indonesia.

Wisata Belanja di Malioboro


Wisata Belanja di Malioboro

Malioboro is the most famous shopping area in Yogyakarta. This is a place where you can find a variety of goods at affordable prices. Not only visited by local tourists, but also foreign tourists who want to find souvenirs at affordable prices. In addition to being a shopping center, Malioboro is also a cultural destination that presents a variety of traditional arts such as Jathilan, Wayang Kulit, and Gamelan music performances.

When visiting Malioboro, make sure to prepare yourself physically and mentally. The hustle and bustle of Malioboro’s atmosphere will surely make you feel tired quickly. To avoid the crowds, it’s better to come in the morning before 10 am. Here are some shopping spots in Malioboro that you can visit:

1. Pasar Beringharjo

Pasar Beringharjo

Pasar Beringharjo is a traditional market that sells various souvenirs such as batik, clothes, bags, and other handicrafts. You can find traditional batik with unique motifs in Pasar Beringharjo. Don’t forget to bargain to get a good price. The market is open from 9 am to 3 pm.

2. Malioboro Mall

Malioboro Mall

Malioboro Mall is the largest shopping center in Malioboro. This mall provides various clothes, bags, and shoes from famous brands. This is a perfect destination for those of you who want to update your fashion style. Aside from shopping, you can also watch movies at the cinema or enjoy a variety of culinary choices here.

3. Bakpia Pathok 25

Bakpia Pathok 25

Bakpia is a traditional snack from Yogyakarta made from flour pastry with a variety of filling options, such as mung bean, cheese, chocolate, and many more. Bakpia Pathok 25 is the most famous bakpia brand in Yogyakarta. This snack has a savory and sweet taste that will make you addicted. Bakpia Pathok 25 is located at Jalan Gajah Mada No. 66 and is open from 8 am to 10 pm.

4. Kota Gede Silver Handicrafts

Kota Gede Silver Handicrafts

Kota Gede is located in the southeastern part of Yogyakarta and is famous for its silver handicrafts. In Kota Gede, you can find a variety of silver jewelry with unique and beautiful designs. You can also make your own jewelry with the help of silver craftsmen. Don’t forget to negotiate to get a good price. Kota Gede is open from morning until afternoon.

5. Toko Kerajinan Wayang

Toko Kerajinan Wayang

Wayang is a traditional puppet show from Yogyakarta that has been recognized by UNESCO as an intangible cultural heritage of humanity. Toko Kerajinan Wayang is a place that provides various wayang puppets, from small to large sizes. You can also find wayang souvenirs, such as key chains and bookmarks, at affordable prices. Toko Kerajinan Wayang is located at Jalan Tirtodipuran No. 17, and is open from 8 am to 9 pm.

Those are some shopping spots in Malioboro that you can visit. Don’t forget to always bargain to get a good price, and remember to bring a shopping bag to store your shopping items. Happy shopping!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button