Parenting

Tips Mengenali Bentuk Isyarat Seorang Bayi

Memahami dan mempelajari bahasa kode bayi sangatlah penting, alasannya selain beberapa laba yang bisa orang renta dapatkan, juga sungguh berguna untuk mendukung tumbuh kembang bayi kita. Bahasa kode bayi yakni praktik penggunaan gerakan simbolis untuk mengembangkan interaksi mulut Anda dengan bayi Anda.

Penggunaan gerakan simbolis ini bahwasanya alami bagi setiap orang-misalnya, ketika bayi kita pertama kali mengangkat tangannya minta digendong atau minta susu, atau dikala ia mengarahkan tangannya pada sesuatu untuk minta ambilkan dan kita secepatnya melihatnya.

Bukan cuma alami saja, tapi memang nyaris mustahil untuk tidak melakukannya-maksud saya, coba bayangkan kalau Anda harus memberikan arah tanpa memakai tangan Anda! Mungkin Anda harus menduduki tangan Anda sendiri supaya tidak bergerak menunjuk arah, dan mungkin malah kepala atau tubuh Anda yang bergerak ke arah yang ingin Anda tunjukkan, misalnya jikalau anda ingin menunjukan jalan atau daerah kepada seseorang baik kearah kekiri atau kekanan. Sama halnya jika Anda menggunakan gerakan tertentu untuk menekankan suatu kata ketika berinteraksi dengan bayi Anda, maka ia akan belajar menggunakan gerakan yang sama, jadi komunikasi akan berlangsung lebih baik.

Bagaimana Cara Memahami Bahasa Isyarat Bayi?

Jika kita mengatakan tentang bahasa Isyarat bayi, yang digunakan sebagai teladan pastinya ialah bahasa kode yang telah dirumuskan dari hasil pengkajian dan observasi panjang. bahasa Isyarat bayi yang direkomendasikan yaitu bahasa kode dari American Sign Language (ASL), kita akan memakai bahasa arahan ASL selaku gerakan simbolis kita.

Memang dimungkinkan untuk men- ciptakan dan menggunakan aba-aba lain, namun saya rasa ASL yaitu opsi yang lebih baik untuk beberapa argumentasi. Pertama, jika Anda ingin mengajarkan sesuatu kepada bayi Anda, mengapa Anda tidak mengajarkan sesuatu yang dapat berguna seumur hidupnya, ketimbang mesti mengajarkan sesuatu yang tidak akan berguna lagi dikala ia sudah mampu mengatakan? Pada sebuah perkara, ada seorang anak usia dua tahun, yang berjulukan Sirena, Sirena sudah mampu menggunakan bahasa isyaratnya untuk berkomunikasi dengan ibu yang tunarungu dan anaknya yang berbahasa kode juga. Sirena juga dapat berkomunikasi dengan orang sampaumur yang menderita keterbelakangan mental (Down’s Syndrome) yang juga menggunakan sedikit bahasa aba-aba.

Baca Juga :   Tahukah Pola Makan Dan Gizi Anak Yang Benar?

Alasan Menggunakan ASL

Alasan lain mengapa kita lebih baik menggunakan ASL. yakni banyaknya sumber pengajaran yang tersedia. Begitu bayi Anda secara intensif berbahasa kode, ia akan menggunakannya dalam semua hal, sehingga Anda niscaya memerlukan lebih dari cuma 60 bahasa kode yang ada di buku ini. Anda dapat membuka kamus ASL, yang ASL, di mana bahasa isyaratnya tidak cuma dapat dilihat oleh anak, namun juga mampu berfungsi selaku “contekan” bagi para orangtua ketika membaca dan mengisyaratkan cerita di dalam buku itu kepada anak.

Terakhir yang juga penting adalah, ASL kian banyak dipakai dalam acara pengasuhan anak dan TK. Mengguna- kan bahasa aba-aba terhadap bayi dan balita menurunkan tingkat perilaku agresif, antara lain memukul dan menggigit.

Bahasa aba-aba yakni “jembatan komunikasi” yang fantastis di antara anak- anak dari latar belakang bahasa yang berlawanan; dan instruksi Juga sungguh menolong dalam mengikutsertakan anak yang terdiri dari ribuan bahasa arahan, serta buku-buku anak mempunyai kebutuhan istimewa dengan sahabat-teman sebayanya. Bayangkan bila anda mampu menyaksikan anak anda berbahasa arahan dengan temannya yang memiliki kesulitan telinga (tuna rungu)! Ada banyak keuntungan dan berbagai tingkatan di sini.

Dalam suatu observasi yang didanai oleh National Institutes of health, Drs. Linda Acredolo dan Susan Goodwyn memperoleh aneka macam keuntungan jangka pendek dan jangka panjang dalam berkomunikasi denga bayi yang dapat kita ketahui secara langsung. Dari observasi tersebut didapat kesimpulan bahawa menggunakan bahasa isyarat bayi mempunyai beberapa keuntungan antara lain :

  1. Berbahasa arahan dapat mendorong bayi untuk berkomunikasi lebih awal dalam hidupnya.
  2. Bahasa arahan mampu meningkatkan rasa pecaya diri bayi dan orang bau tanah
  3. Bahasa arahan menghemat rasa putus asa dari orangtua dan juga bayi
  4. Bahasa isyarat meningkatkan keahlian berbahasa
  5. Bahasa instruksi memperkuat ikatan dan memperkaya interaksi orangtua/anak
  6. Berbahasa aba-aba menyediakan jalan menuju pikiran dan kepribadian anak anda
  7. Berbahasa kode menciptakan anda dapat menyaksikan betapa cerdasnya bayi anda
  8. Berbahasa isyarat mampu meningkatkan kecerdasan dan IQ anak.
Baca Juga :   Cara Mengatur Waktu Anak Sehabis Pulang Sekolah

Dalam proses kemajuan jaringan otak (Sinapsis) kesibukan berbahasa instruksi, juga berperan besar menstimulus kekuatan pertumbuhan jaringan otak. Impuls-impuls konkret yang datang mendorong terbangunnya efektifivitas kecerdasan secara intens pada bayi dan balita.

Sumber: dirangkum dan diterjemahkan dari buku Baby Sign Languange Basic- Monta z. Briant.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button