Perhotelan

Peran dan Tanggung Jawab Store Keeper di Industri Perhotelan

Apa Itu Store Keeper dan Apa Tanggung Jawabnya di Hotel?

Jika Anda ingin bekerja di industri perhotelan, Store Keeper adalah salah satu posisi yang mungkin menarik perhatian Anda. Store Keeper adalah seseorang yang memiliki tanggung jawab mengelola semua barang yang ada di hotel, mulai dari peralatan makan dan minum, handuk, produk kebersihan, hingga peralatan dapur dan mesin cuci.

Tugas Store Keeper meliputi memeriksa jumlah dan kualitas semua barang, memastikan barang yang dibeli sesuai dengan anggaran, mengatur barang yang masuk dan keluar dengan baik, serta membantu departemen lain di hotel untuk memenuhi kebutuhan mereka, seperti mempersiapkan peralatan untuk acara khusus atau memberikan bantuan logistik untuk tim Housekeeping.

Seperti halnya posisi lain di industri perhotelan, Store Keeper harus memiliki kemampuan untuk bekerja dengan efisien, mendukung kerjasama tim, dan mampu bekerja di bawah tekanan. Selain itu, Anda harus mengetahui tentang pemeliharaan barang agar tetap dalam kondisi bagus dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Bagi mereka yang memiliki pengalaman di bidang logistik atau pengelolaan persediaan barang, Store Keeper bisa menjadi posisi yang menarik dan menjanjikan. Anda juga harus pandai menggunakan komputer, terutama program spreadsheet dan software manajemen gudang, agar dapat mengelola anggaran dan barang dengan baik.

Selain tugas sehari-hari, Store Keeper juga harus bisa menyelesaikan masalah dan membuat laporan yang akurat mengenai keadaan barang di hotel. Ini termasuk membuat catatan dan melakukan inventarisasi rutin, sehingga semua barang dapat diperiksa dan dipastikan tetap baik kondisinya.

Saat bergabung di industri perhotelan, Store Keeper juga akan bekerja sama dengan berbagai departemen hotel, termasuk Tim Housekeeping yang memerlukan persediaan yang dalam jumlah banyak setiap hari. Komunikasi yang baik di antara departemen sangatlah penting agar semua pihak terhindar dari masalah yang mungkin terjadi ketika persediaan barang di hotel tidak mencukupi.

Dalam kesimpulannya, Store Keeper atau penjaga gudang dan persediaan adalah posisi krusial di industri perhotelan, yang memainkan peran penting dalam memastikan persediaan barang yang cukup dan mendukung operasi hotel yang lancar. Jika Anda tertarik dengan posisi ini, pastikan Anda mengetahui detail tentang tugas dan tanggung jawab kerja, serta keterampilan yang dibutuhkan untuk maju di bidang ini.

Penerimaan Barang atau Inventory

Sebagai seorang store keeper, tugas pertama yang harus diemban adalah menerima barang atau inventory yang akan disimpan di hotel. Store keeper harus memeriksa jumlah barang yang diterima, kualitas barang, serta melakukan pemeriksaan terhadap kesesuaian antara nota dengan barang yang diterima. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kekeliruan dalam jumlah, jenis ataupun kualitas barang yang diterima. Setelah melakukan pemeriksaan, store keeper harus membuat laporan penerimaan barang atau inventory yang sudah diterima dan menyimpannya dengan rapi.

Store keeper juga perlu mengecek batas masa kadaluarsa pada barang yang diterima. Apabila barang sudah mencapai batas masa kadaluarsa, store keeper harus segera mengambil tindakan, yaitu dengan melakukan penghapusan atau mengeluarkan barang tersebut dari penyimpanan.

Penerimaan Barang

Penyimpanan Barang atau Inventory

Setelah proses penerimaan, store keeper bertanggung jawab atas penataan dan penyimpanan barang atau inventory yang sudah diterima dengan rapi dan teratur. Store keeper harus memastikan barang atau inventory yang disimpan dalam kondisi yang baik, tidak rusak, dan tidak mudah rusak terutama barang yang berupa makanan atau minuman. Store keeper harus memperhatikan kebutuhan suhu dan kelembaban pada penyimpanan barang agar terhindar dari kerusakan atau penurunan kualitas barang. Oleh karena itu, store keeper harus tahu cara penataan dan pengaturan pada gudang.

Setiap barang harus diberi label dengan jelas, terutama apabila barang yang akan disimpan memiliki kode-kode atau nama yang tidak umum. Hal ini agar memudahkan penyimpanan dan pencarian ketika diperlukan pada suatu waktu. Selain itu, store keeper harus menjaga keamanan dan mencegah terjadinya tindakan pencurian. Store keeper harus memastikan bahwa pintu, gudang, dan loker penyimpanan barang sudah terkunci dengan baik.

Penyimpanan Barang

Pengeluaran Barang atau Inventory

Store keeper harus membuat catatan semua barang atau inventory yang keluar dari gudang. Hal ini dengan tujuan untuk menghindari terjadinya ketidak akuratan stok. Sebelum barang atau inventory dikeluarkan, store keeper harus memastikan bahwa permintaan tersebut dari departemen yang berwenang dan sesuai dengan kebijakan hotel yang telah ditetapkan. Store keeper juga harus menjaga agar barang yang keluar dalam kondisi yang baik dan diberikan sesuai dengan jumlah yang diminta.

Store keeper harus memperhatikan waktu pengiriman dan pengambilan barang. Apabila barang atau inventory yang dikeluarkan ada yang terkendala, seperti rusak atau tidak sesuai dengan permintaan, store keeper harus memberitahukan kepada yang bersangkutan dan menyelesaikannya dengan segera. Setelah dilakukan pengeluaran barang atau inventory, store keeper harus segera mencatatnya dan dilakukan pengecekan kembali terhadap stok barang yang tersisa.

Pengeluaran Barang

Penghapusan Barang atau Inventory

Store keeper bertanggung jawab atas penghapusan barang atau inventory yang sudah kadaluarsa, rusak atau tidak lagi memenuhi standar kualitas. Store keeper harus membuat laporan terhadap barang yang perlu dihapus segera. Setelah dilakukan penghapusan barang atau inventory, store keeper harus segera mencatatnya dan dapat dilakukan pengecekan stok kembali. Store keeper harus menjaga agar proses penghapusan barang dilakukan secara tepat dan benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk perusahaan dan dapat segera menyelesaikan semua prosedur sesuai standar dan kebijakan perusahaan.

Penghapusan Barang

Kualifikasi yang Dibutuhkan

Profesi sebagai store keeper atau penjaga toko memerlukan kualifikasi tertentu yang harus dipenuhi sebelum bekerja. Untuk menjadi seorang store keeper, biasanya diperlukan minimal pendidikan SMA atau sederajat. Selain itu, pengalaman di bidang yang sama juga dapat menjadi nilai plus untuk memudahkan dalam menjalankan tugas-tugas sebagai store keeper. Meskipun begitu, terdapat beberapa persyaratan lain yang harus dipenuhi untuk menjadi store keeper yang profesional dan berkualitas.

Pemahaman Tentang Barang yang di Jual

Sebagai store keeper, pemahaman tentang barang yang dijual menjadi hal yang sangat penting. Store keeper harus mampu mengetahui segala hal seputar barang yang dijual, seperti kualitas, harga, dan spesifikasi. Hal ini akan memudahkan dalam menjawab pertanyaan yang diajukan oleh pelanggan, serta memberikan saran dan rekomendasi yang akurat tentang barang yang tepat untuk dibeli.

Kemampuan Komunikasi yang Baik

Kemampuan komunikasi yang baik menjadi salah satu kualifikasi penting untuk menjadi store keeper yang sukses. Store keeper harus mampu berkomunikasi dengan baik kepada pelanggan, memberikan pelayanan yang baik, dan menjelaskan tentang segala hal yang berkaitan dengan produk yang dijual. Kemampuan ini juga memungkinkan store keeper untuk bekerja sama dengan rekan kerja dengan baik, serta menjadi penghubung antara manajemen toko dengan staf di toko.

Keterampilan Organisasi dan Penataan Barang Dagangan

Store keeper juga harus memiliki keterampilan organisasi dan penataan barang dagangan yang baik. Hal ini memungkinkan store keeper untuk mengatur barang dagangan dengan baik, sehingga toko terlihat rapi dan teratur. Dengan keterampilan ini, tugas inventory dan administrasi yang berkaitan dengan barang dagangan dapat dilakukan dengan lebih efisien. Selain itu, store keeper juga harus mampu melakukan pengecekan stok barang dan melakukan pesanan ulang dengan tepat waktu untuk menjaga agar toko selalu memiliki stok barang yang cukup.

Pengetahuan tentang Sistem Penjualan dan Teknologi

Seiring dengan perkembangan teknologi, store keeper juga harus memiliki pemahaman tentang sistem penjualan dan teknologi. Store keeper yang berkualitas harus mampu memahami sistem kasir dan sistem pembayaran elektronik. Selain itu, store keeper juga harus mampu menggunakan perangkat lunak khusus yang digunakan dalam sistem penjualan untuk membuat laporan penjualan dan memantau stok barang.

Keahlian dalam Melayani Pelanggan

Seorang store keeper yang sukses juga harus memiliki keahlian dalam melayani pelanggan. Hal ini termasuk memberikan pelayanan yang cepat, ramah, dan profesional kepada pelanggan untuk menjamin kepuasan pelanggan. Selain itu, store keeper juga harus mampu memberikan saran, rekomendasi, dan solusi yang tepat bagi pelanggan yang membutuhkan bantuan. Keahlian dalam melayani pelanggan juga dapat meningkatkan loyaltas pelanggan terhadap toko.

Keterampilan yang Dibutuhkan

Bagi seorang store keeper, keahlian dalam pengelolaan barang sangat penting. Store keeper bertanggung jawab untuk memastikan bahwa barang-barang di dalam toko tersedia dalam jumlah yang tepat, dalam kondisi yang baik, dan selalu dapat diakses dengan mudah. Untuk dapat melakukannya dengan baik, seorang store keeper harus memiliki kemampuan untuk mengatur dan mengontrol stok dengan baik.

Selain mengelola barang, store keeper juga harus memiliki kemampuan dalam melakukan penghitungan. Store keeper harus mampu menghitung jumlah barang yang masuk dan keluar dari toko, serta memastikan bahwa data yang tercatat dalam sistem atau aplikasi inventory toko akurat. Kemampuan dalam penghitungan sangat penting agar toko dapat menghindari kerugian akibat kehilangan barang maupun kesalahan dalam melakukan penjualan.

Tak hanya itu, store keeper juga harus menguasai aplikasi komputer untuk pencatatan inventory. Aplikasi yang digunakan untuk pencatatan inventory biasanya berupa software dan tools khusus yang hanya bisa dioperasikan oleh orang-orang yang memahami dan menguasainya dengan baik. Store keeper harus memiliki kemampuan untuk mengelola data dan informasi di dalam sistem agar dapat membantu dalam pengambilan keputusan terkait pengadaan barang dan penjualan.

Terakhir, store keeper juga harus mampu berkomunikasi dengan baik. Store keeper sering bekerja sama dengan staf toko lainnya, termasuk manajer dan karyawan lainnya. Store keeper harus memiliki kemampuan untuk memberikan informasi dan koordinasi dengan baik agar operasional toko berjalan lancar dan efisien.

Store Keeper

Jadi, keterampilan yang dibutuhkan oleh seorang store keeper mencakup kemampuan dalam pengelolaan barang, penghitungan, dan penggunaan aplikasi komputer untuk pencatatan inventory. Selain itu, store keeper juga harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik untuk sukses dalam pekerjaannya.

Peluang Karir

Setelah menjadi Store Keeper di hotel, terdapat peluang karir yang cukup menjanjikan. Peluang ini tentunya tidak hanya berhenti pada posisi Store Keeper itu sendiri. Setelah lama bekerja, Anda bisa menaikan derajat karir ke level supervisor atau bahkan menjadi manager di bidang yang sama atau departemen lain di hotel.

Posisi supervisor di hotel memiliki tugas dan tanggung jawab yang lebih besar dibandingkan dengan Store Keeper. Sebagai seorang supervisor, Anda harus memberikan arahan dan pengawasan terhadap semua aktivitas dan pekerjaan yang dilakukan oleh staf yang ada di departemen yang Anda pimpin. Hal ini termasuk menjaga ketersediaan barang yang ada di hotel, mengawasi pengadaan barang, serta memastikan bahwa stok barang selalu tersedia dengan jumlah yang cukup.

Selain naik pangkat ke posisi supervisor, posisi manager tentu menjadi posisi yang paling diidamkan oleh setiap karyawan. Sebagai seorang manager, tugas dan tanggung jawab yang harus diemban tentu jauh lebih kompleks. Selain melakukan pengawasan terhadap staf yang ada di departemen, Anda juga harus mampu membuat laporan keuangan, merekrut karyawan baru, menjalin kerja sama dengan pihak lain, serta mencari peluang baru untuk meningkatkan keuntungan hotel.

Untuk menjadi seorang manager, Anda harus memiliki pengalaman kerja yang cukup lama di bidang yang sama. Selain itu, kemampuan dalam memimpin dan mengambil keputusan yang baik juga menjadi kualifikasi utama untuk bisa menjadi manager di sebuah hotel.

Tentu saja, naik ke posisi supervisor atau bahkan manager bukanlah kemudahan yang bisa didapatkan dengan mudah. Anda harus terus mengasah kemampuan dan keterampilan yang ada, serta mempelajari hal-hal baru yang relevan dengan bidang kerja Anda. Hal ini penting untuk memperbaiki kualifikasi diri Anda sebagai karyawan yang handal dan berkualitas.

Selain itu, jika Anda merasa sudah cukup berpengalaman dan ingin bersaing dengan orang-orang kandidat lainnya, Anda bisa mencoba untuk melamar posisi yang lebih tinggi di hotel yang lebih besar dan bergengsi. Tidak ada batasan untuk memperluas pengalaman dan mendapatkan karir yang lebih baik.

Sebagai kesimpulan, menjadi seorang Store Keeper menawarkan banyak peluang karir yang bervariasi di hotel. Dari level supervisor hingga menjadi manager, setiap posisi tersebut memiliki tugas dan tanggung jawab yang jauh lebih besar dibandingkan dengan Store Keeper itu sendiri. Oleh karena itu, Anda harus selalu belajar dan mengejar kualifikasi yang diperlukan untuk menjadi karyawan yang lebih kompeten dan berkualitas.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button