Keuangan

Pengertian dan Faktor Valuasi

Setiap perusahaan yang berdiri di Indonesia, pastinya tidak akan bisa lepas dari istilah valuasi. Valuasi adalah sebuah upaya yang dilakukan untuk mengukur nilai perusahaan tersebut. Pastinya terdapat status startup decacorn maupun unicorn yang muncul setelah nilai valuasi dilakukan dan ditentukan.

Apa itu Valuasi?

Valuasi adalah sebuah nilai yang harus dicapai oleh perusahaan agar perusahaan tersebut menjadi unicorn. Cara menghitungnya juga sangat mudah untuk dilakukan, karena Anda memang harus mengetahui hal tersebut. Agar perusahaan anda semakin dikenal dan meluas di masyarakat.

Memahami Valuasi

Valuasi di sini adalah sebuah upaya yang dilakukan untuk melakukan pengukuran nilai suatu perusahaan. Pengukuran nilai tersebut dengan melihat bagaimana manajemen keuangan dan performa ekonomi dari perusahaan. Pada umumnya, valuasi dilakukan secara berkala karena keadaan ekonomi suatu perusahaan pasti berbeda di setiap periodenya.

Tahapan setelah menghitung nilai valuasi adalah mengumumkannya ke publik atau masyarakat. Adapun hasil dari perhitungan valuasi sendiri adalah sejumlah angka keuangan. Pastinya terdapat contoh nyata hasil perhitungannya seperti valuasi dari startup Indonesia di awal 2021.

P2p lending adalah salah satu jenis investasi yang harus dikenai oleh masyarakat. Investasi yang satu ini tidak memerlukan valuasi yang dilakukan secara berkala. Sebab, p2p lending adalah salah satu jenis investasi yang sangat mudah untuk dilakukan oleh siapa saja. Baik bagi seorang investor pemula maupun investor yang telah lama dan berpengalaman.

Apa saja Faktor yang Mempengaruhi Valuasi?

Perlu diketahui, bahwa ada banyak sekali faktor untuk mendapat suatu valuasi tertentu. Terdapat beberapa faktor-faktor berpengaruh terhadap nilai valuasi, faktor-faktor yang mempengaruhi valuasi adalah sebagai berikut.

Baca Juga :   Pahami 4 Hal Ini Sebelum Bangun Bisnis Kekeluargaan

Pemanfaatan Dana dan Kepemilikan Aset

Pendanaan dari investor terhadap perusahaan pastinya mempengaruhi valuasi yang terdapat di dalamnya. Jika dana yang diberikan oleh investor dimanfaatkan untuk meningkatkan profit, maka valuasi perusahaan juga akan terus meningkat seiring berkembangnya waktu.

Selain pemanfaatan dana, juga terdapat kepemilikan aset yang harus dipahami dan menjadi faktor yang mempengaruhi valuasi. Semakin banyaknya aset suatu perusahaan, maka akan semakin tinggi pula valuasi yang terdapat di dalamnya.

Padahal kuantitas aset milik perusahaan juga harus sejalan dengan pemanfaatan yang sangat baik, karena ini akan membantu dalam pengembangan bisnis.

Stabilitas Penjualan Bisnis dan Keberhasilan Model

Perlu diketahui, bahwa kestabilan penjualan bisnis pasti memberikan banyak sekali dampak bagi perusahaan tersebut. Telah diketahui bahwa kestabilan penjualan bisnis juga sangat berdampak pada nilai valuasi yang terdapat di perusahaan.

Pengaruh penjualan bisnis terhadap valuasi adalah ketika penjualannya naik, maka valuasinya akan ikut meningkat dan begitu pula sebaliknya. Selain stabilitas penjualan bisnis, Anda juga harus mengenal keberhasilan model bisnis yang unik dan harus diketahui.

Adapun model bisnis yang unik tentu bisa membuat perusahaan bertahan lebih lama di tengah persaingan. Pada umumnya, perusahaan yang berhasil bertahan hingga bertahun-tahun adalah perusahaan yang valuasinya cenderung meningkat.

Persaingan Industri dan Managemen Berkualitas

Faktor-faktor yang mempengaruhi valuasi selanjutnya adalah persaingan industri dan manajemen berkualitas. Valuasi suatu perusahaan tentu bisa dipengaruhi oleh persaingan industri, utamanya ketika suatu perusahaan lebih menjanjikan dari kompetitor di bidang bisnis yang sama.

Suatu perusahaan yang lebih menjanjikan dari kompetitor tentu akan meningkatkan nilainya dari perusahaan lainnya. Manajemen yang berkualitas juga sangat mempengaruhi valuasi, karena kualitas manajemen dari suatu perusahaan bisa berpengaruh bagi perusahaan tersebut.

Baca Juga :   Apakah Sekarang Ojol Masih Eksis? Yuk Simak!

Apabila manajemen bisnis dan sumber daya manusia hingga struktur organisasi dilakukan dengan baik. Maka, performa perusahaan dapat terus-menerus meningkat dan begitu pula dengan valuasi perusahaannya.

Anda juga harus mengetahui beberapa tujuan dari valuasi perusahaan utamanya bagi berbagai pihak. Valuasi tentu tidak hanya berpengaruh bagi perusahaan itu sendiri, karena juga berpengaruh terhadap investor atau mitra.

Tujuan valuasi perusahaan yang pertama adalah membantu pengambilan keputusan, karena memberi gambaran pada suatu perusahaan tentang bisnis yang dijalankan. Nilai valuasi nantinya akan membantu perusahaan mengambil keputusan tentang langkah yang akan diambil untuk kemajuan bisnis.

Sedangkan nilai valuasi yang tinggi tentu bisa memotivasi perusahaan agar dapat berinovasi jauh lebih baik lagi. Tujuannya adalah untuk mempertahankan performanya di dalam kehidupan masyarakat. Valuasi juga mempunyai fungsi sebagai penilaian internal, karena tujuannya adalah agar perusahaan dapat melakukan penilaian internal dan mengetahui jalannya bisnis.

Nilai valuasi juga akan memberikan gambaran tentang nilai jual perusahaan dan strategi perencanaan bisnis yang jauh lebih cemerlang. Valuasi juga mendatangkan investasi yang menjanjikan dan berpotensi menarik minat investor, untuk menanamkan modal di perusahaan. Valuasi juga sangat penting untuk dilakukan, karena sangat penting dilakukan untuk memenuhi keperluan waralaba.

Valuasi akan membantu meningkatkan potensi terjadinya kerjasama dari pihak yang akan dan ingin menjalankan waralaba. Valuasi juga memberikan gambaran yang sangat objektif untuk perusahaan besar terhadap perusahaan yang akan diakuisisi nantinya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button