Kuliner

kuliner jogja bantul

Kue Leker, Camilan Khas Bantul yang Menggugah Selera


Kue Leker

Kue Leker merupakan camilan khas Bantul yang begitu terkenal dan disukai oleh wisatawan yang berkunjung ke daerah Bantul. Kue Leker biasanya dijual di pinggir jalan dan pasar tradisional. Kue yang satu ini begitu menggoda hidung dan lidah saat melihat dan mencobanya. Rasanya yang manis dan gurih sangat memikat selera kuliner para wisatawan. Hampir semua orang menyukai kue leker ini, mulai dari anak-anak sampai dengan orang dewasa.

Ciri khas dari Kue Leker ini adalah bentuknya yang gepeng dan bulat, mirip seperti kulit martabak yang lebih tipis. Isi kue leker ini biasanya terdiri dari cokelat, keju, susu kental manis, dan meses. Kue Leker biasanya dibuat menggunakan tepung terigu, telur, gula, dan garam untuk adonannya. Setelah adonan siap, maka adonan tersebut dikuliti seperti kulit martabak tipis, kemudian diberi isi sesuai selera dan digulung. Lalu, baru dipanggang menggunakan wajan datar dengan menggunakan minyak secukupnya sambil terus diputar-putar sampai matang.

Untuk menyajikan kue leker ini, biasanya dihidangkan di atas kertas koran dengan taburan gula bubuk dan meses. Desain dan warna dari kertas koran yang digunakan untuk alas kue leker ini juga sudah menjadi ciri khas tersendiri. Harga dari Kue Leker juga tergolong murah, dengan harga sekitar Rp. 5.000,- – Rp. 10.000,-, sudah bisa membeli beberapa potong kue leker untuk dinikmati.

Banyak sekali tempat yang menjual Kue Leker di Bantul, mulai dari penjual keliling sampai dengan warung makan. Salah satu penjual kue leker yang bisa dijadikan rekomendasi adalah Kue Leker Bang Toyib. Penjual Kue Leker ini berada di dekat Pasar Tempel, Bantul. Kue Leker Bang Toyib ini menawarkan ragam rasa dari kue leker, mulai dari rasa oreo, keju, greentea dan masih banyak lagi.

Bagi Anda yang belum mencoba Kue Leker saat ke Bantul, kami sangat merekomendasikan untuk mencobanya. Kue Leker yang sangat menggugah selera dengan rasa manis dan gurih membuat Anda tidak bisa berhenti untuk mencicipinya. Kue Leker Bantul akan menjadi salah satu kuliner yang tidak akan terlupakan selama di Bantul.

Sate Klathak Bantul yang Menggugah Selera


Sate Klathak Bantul

Adapun kuliner yang menjadi andalan di daerah Bantul adalah Sate Klathak. Sate Klathak memiliki ciri khas bahan dasar daging sapi yang dipotong tipis, kemudian ditusuk dengan bambu sebagai tusuk sate. Sate klathak ini disajikan dengan bumbu kacang, kecap, atau sambal sebagai saus pelengkapnya.

Sate Klathak sebenarnya memiliki banyak macam, seperti Sate Klathak Tempe, Sate Klathak Gule, hingga sate klathak sayuran. Namun, bagian yang paling diincar tentunya daging sapi yang empuk dan sedap.

Sate klathak tidaklah sulit dijumpai, terdapat banyak warung sate klathak yang tersebar di Bantul dan terkenal juga hingga ke daerah Yogyakarta. Dalam sejumlah tutorial memasak yang ada, Sate Klathak juga seringkali menjadi juara dalam lomba kuliner, sehingga kuliner yang satu ini menjadi salah satu kuliner yang dapat dijadikan acuan bagi penyuka makanan.

Sate klathak memang memiliki citarasa enak dan khas, sehingga tidak heran jika kuliner yang satu ini terkenal dan menjadi andalan di Bantul. Berbagai kalangan dari anak-anak hingga orang dewasa sangat menyukai Sate Klathak Bantul. Hal ini menjadi bukti bahwa kuliner yang satu ini sangat cocok dijadikan sebagai kuliner andalan di daerah Bantul dan Yogyakarta.

Nikmati Kuliner Pagian dari Warung – Warung di Bantul


Kuliner Pagi Bantul

Jogja selalu menawarkan kuliner yang beragam dan lezat, bahkan untuk pilihan sarapan. Warung-warung di Bantul merupakan tempat yang paling sering dipilih oleh wisatawan untuk menikmati kuliner pagi. Ada banyak pilihan kuliner pagi yang bisa dinikmati di warung-warung tersebut. Berikut beberapa kuliner pagi dari warung-warung di Bantul yang wajib dicoba.

1. Nasi Gudeg Bu Tjitro


Nasi Gudeg Bu Tjitro

Nasi Gudeg Bu Tjitro merupakan salah satu kuliner pagi yang paling populer di Bantul. Nasi gudeg yang disajikan dengan ayam atau telur pindang ini memiliki rasa manis yang khas. Warung Bu Tjitro sudah beroperasi sejak tahun 1955 dan masih bertahan sampai sekarang. Harga nasi gudeg di warung ini sangat terjangkau sehingga cocok untuk para pelajar hingga turis.

2. Nasi Liwet Cak Koting


Nasi Liwet Cak Koting

Sejak pertama kali buka, warung nasi liwet Cak Koting sudah sangat disukai oleh banyak orang. Nasi liwetnya memiliki rasa yang sangat sedap dan kental dengan gurihnya rempah. Dalam satu porsi nasi liwet Cak Koting, terdapat sambal ijo, telur dadar, ayam suwir, dan kerupuk yang akan membuat sarapan menjadi lebih berkesan.

3. Bakmi Godog Bu Tini


Bakmi Godog Bu Tini

Warung bakmi godog Bu Tini sudah sangat terkenal di wilayah Bantul. Minyak wijen dan kecap manis menjadi ciri khas dari bakmi godog Bu Tini. Bakmi yang diolah tepat pada saat pemesanan membuat bakmi godog yang disajikan selalu dalam kondisi yang hangat dan segar. Ditambah dengan irisan ayam kampung dan tauge yang melengkapi, bakmi godog Bu Tini dapat menjadi menu sarapan paling nikmat bagi wisatawan.

Tidak hanya itu, masih banyak pilihan kuliner pagi dari warung-warung di Bantul yang tidak kalah nikmat dari ketiga pilihan di atas. Seperti sego tiwul ayu ita, gado-gado dari warung Bu Tojo, atau nasi kuning dari warung Pak Sentot. Anda dapat menikmati kuliner pagi di warung-warung tersebut dengan harga sangat terjangkau, sekitar 10.000 hingga 15.000 rupiah saja.

Saran dari kami, wisatawan tidak perlu datang terlalu pagi, karena biasanya warung kuliner pagi di Bantul buka setelah jam 6 pagi. Selain itu, wisatawan juga diharapkan meminta rekomendasi dari penduduk sekitar untuk mengetahui warung kuliner pagi yang terkenal. Semoga liburan makan Anda di Bantul menjadi lebih berkesan dengan menikmati kuliner pagi yang enak dan murah di warung-warung terkenal tersebut.

Oleh – Oleh Khas Jogja yang Wajib Dibeli di Bantul


Keripik Tempe Bantul

Bantul adalah salah satu kota yang masuk dalam wilayah DIY atau Daerah Istimewa Yogyakarta yang terkenal dengan wisata kuliner yang enak dan menggoda selera. Ada banyak jenis kuliner dapat ditemukan di sini, dari kuliner masakan tradisional khas Jawa hingga makanan modern. Namun, jika Anda berkunjung ke Bantul, jangan lupa untuk membawa pulang beberapa oleh-oleh khas Jogja yang wajib dibeli di Bantul. Ini dia beberapa di antaranya:

1. Bakpia Kukus Melekuk di Bantul


Bakpia Kukus Melekuk

Bakpia Kukus Melekuk adalah oleh-oleh khas Yogya yang terbuat dari adonan tepung terigu, gula, kacang hijau atau cokelat sebagai isian. Namun, yang membedakan Bakpia Kukus Melekuk dengan bakpia lainnya adalah cara pembuatannya yang melalui proses kukus dan bentuknya yang melekuk atau melengkung. Bakpia ini memiliki rasa yang manis dan legit dengan filling yang lembut. Buat kamu yang ingin mencari oleh-oleh yang manis dan lezat dari Bantul, tidak ada salahnya untuk membeli Bakpia Kukus Melekuk.

2. Kripik Tempe Bantul yang Gurih


Keripik Tempe Bantul

Kripik Tempe adalah camilan yang terbuat dari irisan tipis tempe dan biasa dijual dalam kemasan plastik. Kripik Tempe Bantul ini mempunyai citarasa khas yang gurih dan sedikit manis dengan garing namun renyah. Selain itu, Kripik Tempe Bantul sudah populer di seluruh Indonesia bahkan sampai ke luar negeri. Oleh karena itu, Kami sarankan kamu untuk membawa pulang Kripik Tempe Bantul sebagai oleh-oleh dari Bantul.

3. Kerupuk Gendar Bantul yang Pedas


Kerupuk Gendar Bantul

Kerupuk Gendar Bantul adalah oleh-oleh khas Yogya yang terbuat dari tepung kanji atau sagu, udang, tepung terigu, bawang merah, dan berbagai macam rempah-rempah. Kerupuk ini memiliki rasa pedas yang khas dapat menggoyang lidah. Selain itu, Kerupuk Gendar Bantul ini juga mempunyai tekstur yang unik, yaitu renyah dan tidak rapuh. Kamu harus mencoba kerupuk gendar ketika berkunjung ke Bantul.

4. Abon Sapi Khas Bantul


Abon Sapi Khas Bantul

Abon sapi khas Bantul adalah oleh-oleh khas Yogya dalam bentuk daging sapi yang dipotong kecil-kecil, dibumbui dan dikeringkan. Rasanya manis yang sedikit gurih dan garing saat digigit. Abon sapi khas Bantul ini bisa bertahan hingga satu bulan dalam kondisi penyimpanan tertutup dan kering. Kamu bisa membawa pulang oleh-oleh abon sapi khas Bantul sebagai cemilan atau dijadikan sebagai bahan makanan sebagai pelengkap nasi.

Sate Klathak Pak Pong


Sate Klathak Pak Pong

Sate klathak is a traditional Javanese dish that is famous in Bantul. It typically consists of grilled meat (usually chicken or beef) that is skewered onto a thin bamboo stick. What sets Sate Klathak Pak Pong apart from other satay is the unique blend of spices and chili used to marinate the meat. This gives the satay a delicious smoky and slightly sweet flavor that is sure to delight your taste buds. Sate Klathak Pak Pong uses the best quality meat and the marinade is a secret recipe of Pak Pong himself.

This cozy restaurant is located on Jalan Wonosari in Bantul, and it has been operating for over 20 years, attracting locals and tourists alike. The place is very humble and simple, but the food is top-notch. If you visit, be prepared to queue for a while as this place is always crowded. The sate klathak costs around IDR 15,000 per stick. You can also try other traditional dishes such as tongseng and gudeg here, but the sate klathak is the main attraction.

If you’re a fan of spicy and flavorful satay, then Sate Klathak Pak Pong is definitely a must-visit.

Gudeg Pawon Bu Tinah


Gudeg Pawon Bu Tinah

Gudeg is a traditional Javanese dish made from jackfruit, cooked in coconut milk, and a blend of local spices. Gudeg Pawon Bu Tinah is one of the most famous gudeg places in Bantul and is known for its unique way of cooking gudeg. The cooking process is done using traditional kitchen equipment, such as a wood-fired stove, a clay pot, and banana leaves wrapped around the ingredients. This gives the dish a distinctive aroma and flavor that is truly delicious.

Located on Jalan Palagan Tentara Pelajar, Gudeg Pawon Bu Tinah has been operating since 1958. Despite its age, the quality and taste of the food have remained consistent over the years.

If you’re planning to visit, be prepared to queue for a long time, especially during peak hours. The price per portion ranges from IDR 20,000 to IDR 50,000.

A visit to Bantul would not be complete without trying its famous gudeg, and Gudeg Pawon Bu Tinah is the perfect place to do so.

Mangut Lele Mbah Marto


Mangut Lele Mbah Marto

Mangut lele is a traditional dish made from catfish, cooked with tomatoes, chili, and other spices. What sets Mangut Lele Mbah Marto apart from other mangut lele restaurants is the way the dish is cooked. The catfish is first grilled over charcoal, then cooked with the mangut sauce until it’s tender and flavorful, resulting in a dish that is both fragrant and spicy.

Located on Jalan Imogiri Timur Km 9, Mangut Lele Mbah Marto has been serving delicious mangut lele for over 30 years. The restaurant is very humble, with plastic chairs and tables, but the food is simply outstanding. The price per portion is around IDR 35,000 to IDR 40,000

If you’re in the mood for a spicy and flavorful dish, then Mangut Lele Mbah Marto is definitely worth a visit.

Soto Kadipiro Pak Rebo


Soto Kadipiro Pak Rebo

Soto is a popular Indonesian soup made with broth, meat, and various vegetables. Soto Kadipiro Pak Rebo is known for its delicious chicken soto, which is rich with spices and has a tasty broth. The chicken meat is cooked to perfection, making it tender and juicy.

Located on Jalan Wonosari Km 7, Soto Kadipiro Pak Rebo has been serving soto since the 1960s. The place is simple, with a large seating area, and the prices are quite affordable, around IDR 15,000 to IDR 20,000 per bowl.

If you want to try a delicious Indonesian soup, then Soto Kadipiro Pak Rebo is the place to go.

Es Pleret Pak Soleh


Es Pleret Pak Soleh

Es pleret is a traditional Javanese drink made from pandan leaves, sugar, and coconut milk. What sets Es Pleret Pak Soleh apart from other es pleret sellers is the addition of roasted rice powder, which gives a unique aroma and a crunchy texture to the drink.

Pak Soleh has been selling es pleret for over 30 years and his recipe has been passed down from his ancestors. The drink costs IDR 5,000 per glass and you can add various toppings, such as coconut flakes and jackfruit.

Es Pleret Pak Soleh is located on Jalan Wijilan, and is the perfect place to cool off after exploring the city.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button