Informasi

Perbedaan dan Contoh Aturan Tertulis dan Tidak Tertulis di Masyarakat

Di dalam masyarakat, terdapat aturan yang dibuat secara tertulis maupun tidak tertulis yang harus dipatuhi oleh setiap anggotanya. Aturan tertulis bisa berupa peraturan pemerintah atau tata tertib di sebuah organisasi, sedangkan aturan tidak tertulis lebih bersifat budaya atau kebiasaan yang berkembang di masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa selain harus mematuhi aturan yang telah ditetapkan, kita juga perlu sensitif terhadap adat dan kebiasaan yang berlaku di lingkungan sekitar kita. Berikut adalah contoh aturan tertulis dan tidak tertulis di masyarakat yang perlu diketahui.

Perilaku sopan santun dalam pergaulan

Pergaulan dalam masyarakat memiliki aturan tertulis dan tidak tertulis yang harus diikuti. Salah satu aturan tidak tertulis yang penting dalam pergaulan adalah perilaku sopan santun. Berikut ini beberapa perilaku sopan santun yang harus diikuti dalam pergaulan:

1. Mengucapkan salam

Mengucapkan salam merupakan ucapan yang sopan dan sangat dihargai dalam pergaulan masyarakat. Ketika kita bertemu dengan orang lain, mengucapkan salam merupakan tanda penghormatan dan menunjukkan bahwa kita menghargai orang tersebut.

2. Menggunakan bahasa yang sopan

Menggunakan bahasa yang sopan merupakan tindakan yang sangat penting dalam pergaulan masyarakat. Hindari menggunakan bahasa kasar atau kata-kata yang tidak pantas. Menggunakan bahasa yang sopan menunjukkan kesopanan dan ketegasan dalam berbicara.

3. Mendengarkan dengan baik

Saat berbicara dengan orang lain, penting untuk mendengarkan dengan baik. Hal ini menunjukkan bahwa kita menghargai pendapat orang lain dan memberi kesempatan bagi orang lain untuk berbicara.

4. Bertindak dengan santun

Sikap santun sangat penting dalam pergaulan masyarakat. Hindari bertindak kasar, merendahkan, atau meremehkan orang lain. Bertindak dengan santun menunjukkan kesopanan dan membuat orang lain merasa nyaman.

5. Menjaga kebersihan

Menjaga kebersihan diri sendiri dan lingkungan sekitar merupakan tindakan yang sangat penting dalam pergaulan masyarakat. Hindari membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan pribadi agar terhindar dari penyakit.

6. Memberi salam perpisahan

Memberi salam perpisahan setelah berbicara dengan orang lain menunjukkan tanda penghormatan dan kesopanan. Memberi salam perpisahan juga menunjukkan kesadaran akan waktu dan menghargai kesibukan orang lain.

7. Menjaga privasi orang lain

Menjaga privasi orang lain merupakan sikap yang sopan dan menghargai kebebasan individu. Kita tidak boleh memaksakan pendapat atau mengintimidasi orang lain, melainkan memberi kesempatan bagi orang lain untuk melakukan apa yang mereka inginkan.

8. Menerima kritik dengan baik

Menerima kritik dengan baik menunjukkan sifat yang terbuka dan dapat menerima masukan. Kritik yang dibuat secara sopan dan dengan niat membangun harus diterima dengan baik dan direspon dengan baik pula.

9. Menghormati orang yang lebih tua

Menghormati orang yang lebih tua merupakan budaya yang masih sangat dijunjung tinggi di masyarakat kita. Sikap menghormati orang yang lebih tua menunjukkan kesopanan dan menghargai pengalaman yang dimiliki oleh orang yang lebih tua.

10. Menghargai perbedaan

Menghargai perbedaan merupakan sikap yang penting dalam pergaulan masyarakat. Kita harus terbuka dan toleran terhadap perbedaan pendapat, agama, suku, dan budaya. Hal ini menunjukkan kedewasaan dan kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik di dalam masyarakat yang beragam.

Aturan Tertulis di Masyarakat

Dalam masyarakat, peraturan yang tertulis dapat menjadi panduan yang jelas bagi semua anggota masyarakat untuk mengetahui apa yang seharusnya dilakukan atau tidak dilakukan. Berikut adalah beberapa contoh aturan tertulis yang berlaku di masyarakat:

1. Undang-undang

Undang-undang adalah aturan tertulis yang dibuat oleh pemerintah dan wajib dipatuhi oleh seluruh warga negara. Undang-undang mencakup berbagai macam bidang seperti hukum, kesehatan, pendidikan, dan lain sebagainya. Masyarakat harus mematuhi setiap aturan yang telah dibuat oleh pemerintah demi mencapai keadilan dan ketertiban dalam masyarakat.

2. Peraturan Daerah

Peraturan Daerah (Perda) adalah peraturan yang dibuat oleh pemerintah daerah dan berlaku di wilayah tertentu. Peraturan ini berfungsi sebagai panduan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas di wilayah tersebut. Perda dapat mencakup aturan tentang lingkungan, ketertiban umum, dan sebagainya.

3. Peraturan Sekolah/Perusahaan

Selain aturan yang bersifat umum, ada juga aturan tertulis yang berlaku di lingkungan sekolah atau perusahaan. Aturan-aturan tersebut mencakup tata tertib, etika, dan kedisiplinan yang harus dipatuhi oleh setiap siswa atau karyawan. Peraturan ini diberlakukan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan bagi seluruh anggota sekolah atau perusahaan.

4. Perjanjian/Kontrak

Perjanjian atau kontrak biasanya dibuat dalam suatu kesepakatan antara dua pihak atau lebih. Ada berbagai macam jenis perjanjian seperti jual beli, sewa-menyewa, atau kerjasama bisnis. Dalam perjanjian tersebut terdapat aturan tertulis yang harus dipatuhi oleh setiap pihak yang terlibat dalam perjanjian tersebut. Aturan ini menjadi dasar untuk menjamin keadilan dan hak-hak masing-masing pihak.

Aturan Tidak Tertulis di Masyarakat

Selain aturan tertulis, masyarakat juga mengenal aturan tidak tertulis yang bersifat normatif dan biasanya diterapkan secara alami. Aturan ini tercipta dari nilai-nilai sosial, budaya, adat istiadat, norma agama, atau bahkan dari situasi tertentu. Beberapa contoh aturan tidak tertulis di masyarakat antara lain:

1. Norma Sosial

Norma sosial mencakup aturan-aturan baku yang diterima oleh masyarakat dan berkaitan dengan perilaku dan tindakan sehari-hari. Contohnya seperti mengucapkan salam saat bertemu, memegang sopan santun, menghargai orang lain, serta mematuhi tata cara yang berlaku di suatu tempat tertentu.

2. Etika Bertamu

Etika bertamu adalah salah satu contoh aturan tidak tertulis di masyarakat. Saat bertamu, ada beberapa aturan yang harus diperhatikan seperti membawa oleh-oleh, meminta izin sebelum masuk dan sebelum meninggalkan rumah, serta menunjukkan sikap sopan selama berada di dalam rumah tuan rumah.

3. Adat Istiadat

Adat istiadat atau budaya lokal juga memiliki aturan tidak tertulis yang harus dipatuhi oleh setiap orang di masyarakat. Contohnya seperti aturan dalam acara pernikahan, upacara adat, atau tradisi masyarakat tertentu. Aturan ini mengindikasikan kesadaran masyarakat untuk mempertahankan adat istiadat dan warisan budaya sebagai identitas dari suatu daerah atau negara.

4. Perilaku di Transportasi Umum

Saat menggunakan transportasi umum, masyarakat juga memiliki aturan yang harus dipatuhi. Contohnya seperti antri saat naik kendaraan, menghindari tempat duduk yang kosong dekat penumpang lain, membuka jendela saat kendaraan terlalu penuh, dan lain sebagainya. Aturan ini diberlakukan untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban di dalam kendaraan umum.

5. Norma Agama

Setiap agama memiliki aturan dan norma yang harus dipatuhi oleh umatnya. Aturan ini berlaku dalam kehidupan sehari-hari dan berkaitan dengan moralitas dan etika dalam bergaul antara manusia dan Tuhan, serta manusia dan sesamanya.

6. Aturan dalam Keluarga

Di dalam keluarga, ada aturan yang dipatuhi oleh setiap anggota keluarga. Contohnya seperti menghormati orang tua, menjaga keharmonisan rumah tangga, serta menentukan batasan-batasan dalam pergaulan antar anggota keluarga. Aturan ini diberlakukan demi terciptanya keluarga yang bahagia dan menjadi inti dari terbentuknya masyarakat yang sehat.

7. Etika Bersosialisasi

Saat bersosialisasi, ada beberapa etika yang harus diperhatikan seperti memperkenalkan diri, menanyakan kabar, tidak terlalu banyak bertanya pribadi, dan lain sebagainya. Etika ini diperlukan agar sosialisasi bisa berjalan dengan baik dan tercipta hubungan yang baik antara manusia dengan sesamanya.

8. Perilaku dalam Ruang Publik

Di tempat-tempat umum seperti taman, mall, atau kafe, ada aturan yang harus dipatuhi oleh setiap orang. Aturan ini mencakup perilaku yang sopan dan tertib seperti menjaga kebersihan, tidak berteriak, dan tidak merusak fasilitas umum.

9. Aturan di Lingkungan Kerja

Di lingkungan kerja, ada aturan yang harus dipatuhi oleh setiap karyawan. Aturan ini mencakup kesopanan, kerja sama tim, serta tindakan yang mematuhi etika dan nilai yang berlaku di perusahaan.

10. Norma Kebijakan Perguruan Tinggi

Setiap perguruan tinggi memiliki aturan yang harus dipatuhi oleh mahasiswanya. Aturan ini mencakup tata tertib, etika akademik, dan lain sebagainya. Mahasiswa harus mengikuti aturan ini agar bisa menjalankan kegiatan akademik secara lancar dan sukses dalam menempuh pendidikan.

Contoh Aturan Tertulis di Masyarakat

Aturan tertulis di masyarakat memang lebih mudah diakses karena biasanya terdapat di dalam hukum atau peraturan resmi yang dibuat oleh pemerintah atau organisasi tertentu.

Namun, meskipun berbeda-beda di setiap tempat, beberapa contoh aturan tertulis yang umumnya ditemukan di masyarakat Indonesia antara lain:

1. Aturan Lalu Lintas dan Kendaraan Bermotor

Aturan lalu lintas dan kendaraan bermotor merupakan aturan tertulis yang sangat penting untuk ditaati di masyarakat. Hal ini bertujuan untuk menjaga keselamatan para pengguna jalan. Seperti contohnya, pengguna jalan harus menggunakan Helm bagi pengendara motor dan sabuk pengaman bagi pengendara mobil.

Jenis Aturan Lalu Lintas dan Kendaraan Bermotor Penjelasan
Stiker Pelanggaran Stiker yang ditempelkan pada kendaraan yang melanggar aturan lalu lintas.
Pajak Kendaraan Bermotor Aturan tertulis di Masyarakat tentang adanya kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor.
Kendaraan yang boleh melintas di jalan tol Aturan tertulis di masyarakat tentang kendaraan yang diperbolehkan melintasi jalan tol.

2. Aturan Peralatan Kantor

Setiap kantor memiliki aturan tertulis yang tertuang di dalam buku panduan dan adanya peraturan lainnya perihal penggunaan peralatan kantor seperti komputer, printer, fax, dan lain sebagainya. Aturan peralatan kantor ini umumnya diatur oleh pengelola kantor.

Peralatan Kantor Aturan Tertulis di Masyarakat
Komputer Diatur aturan tentang password, jaringan, dan lainnya.
Printer Diatur perizinan penggunaan dan jenis dokumen yang boleh dicetak.
Fax Diatur penggunaan peralatan dan jenis dokumen yang bisa dikirim.

Aturan Tidak Tertulis di Masyarakat

Aturan tidak tertulis di masyarakat umumnya bersifat normatif atau bersifat kesepakatan bersama antara masyarakat dalam suatu tempat atau komunitas. Aturan ini biasanya diterapkan dalam hal-hal yang tidak tercantum dalam aturan tertulis atau hukum.

1. Etika Berbicara atau Bertutur Kata

Etika berbicara atau bertutur kata adalah aturan tidak tertulis yang penting di masyarakat Indonesia. Aturan ini mengarahkan seseorang dalam memperlakukan orang lain dengan sopan dan hormat di setiap situasi.

2. Etika Berpakaian

Aturan tidak tertulis lainnya yang lazim diterapkan di masyarakat Indonesia adalah etika berpakaian. Aturan tersebut bercermin pada cara berpakaian yang sopan dan pantas. Etika berpakaian adalah suatu cara untuk memperlihatkan tingkat kesopanan, kenyamanan dan wibawa seseorang di dalam masyarakat.

3. Etika Makan Bersama

Di beberapa tempat, etika makan bersama merupakan aturan tidak tertulis yang juga penting. Norma makan bersama mengajarkan seseorang untuk tidak mengejar keuntungan secara individual, dan selalu menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan.

4. Batasan Terminologi

Di banyak kantong-kantong masyarakat di Indonesia, adat-peradat atau kepercayaan sesuai dengan sejarah yang dimiliki, dijaga dan dilakukan di dalam masyarakat. Aturan ini cukup formal dalam penggunaan bahasa dan terminologi tertentu yang bisa merugikan seseorang atau kelompok tertentu. Contohnya, tidak boleh menggunakan bahasa yang kasar atau merendahkan seseorang dalam percakapan sehari-hari atau bahasa yang mengejek identitas atau agama.

5. Keterpaduan dalam kerja]

Salah satu nilai yang cukup penting di dalam masyarakat ialah toleransi sesuai dengan lingkungan tempat mereka bernaung. Misalnya, di beberapa komunitas kreatif, orang harus beradaptasi dengan tempo dan kebiasaan yang ada di dalam kantor itu tanpa menimbulkan kesalahpahaman, agar hasil pekerjaan juga bisa maksimal. Dengan demikian, maka norma kerja sama atau keterpaduan dalam kerja penting untuk dijaga.

Here’s a relevant link for “Contoh Aturan Tertulis dan Tidak Tertulis di Masyarakat”:

[Menarik], Contoh Aturan Tertulis dan Tidak Tertulis di Masyarakat Indonesia bisa memberikan pengetahuan lebih tentang norma-norma sosial yang berlaku di Indonesia dan bagaimana pengaruhnya terhadap kehidupan sehari-hari.

Selalu Ada Aturan yang Perlu Diikuti di Setiap Masyarakat

Terima kasih telah membaca artikel ini dan mengetahui lebih banyak tentang aturan tertulis dan tidak tertulis di masyarakat. Sebuah masyarakat tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya aturan, baik yang tertulis dalam buku hukum maupun yang hanya dilestarikan dari generasi ke generasi. Yuk, kita selalu hargai aturan ini demi kebaikan bersama. Jangan lupa untuk berkunjung kembali ke sini dan membaca artikel menarik lainnya! Terima kasih!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button