Menelusuri Antonim dari Kata Kontemporer

Siapa yang tak kenal dengan kata kontemporer? Mungkin kamu yang sering membaca majalah trendy atau mengikuti perkembangan seni dan budaya. Namun, tahukah kamu bahwa di balik kata kontemporer tersimpan sebuah lawan kata yang tidak kalah penting? Yap, Antonimnya adalah kata kuno. Meskipun terkesan klise, kata kuno ternyata sering menghiasi karya-karya sastra dan memegang peran penting dalam pembentukan bahasa kita. Yuk, mari kita bahas lebih lanjut mengenai antonim dari kata kontemporer!

Kata-Kata Antonim untuk Kontemporer

Kata kontemporer menunjukkan sesuatu yang berkaitan dengan zaman sekarang atau masa kini dan cenderung digunakan dalam dunia seni dan budaya. Namun, sebagai bagian dari bahasa Indonesia yang kaya, kata-kata antonim untuk kontemporer pun cukup banyak. Berikut beberapa kata-kata antonim untuk kontemporer yang perlu kita ketahui.

Kuno

Kuno adalah antonim dari kontemporer dan merujuk pada hal-hal yang berkaitan dengan masa lalu atau zaman dulu, kuno memiliki arti pelan dan terkesan membosankan. Pada umumnya, kata kuno memiliki konotasi yang negative namun juga bisa digunakan sebagai hal yang unik, harus menjadi mahar dan harus dihargai.

Tradisional

Antonim dari kontemporer lainnya adalah tradisional, yang merujuk pada sesuatu yang sudah ada sejak lama dan dipelajari dari generasi ke generasi. Tradisional bisa berupa budaya, adat istiadat, atau bahkan produk industri. Namun, penggunaan kata tradisional bisa jadi diartikan sebagai kurangnya kemajuan atau inovasi.

Klasik

Kata klasik merujuk pada karya seni atau musik tinggi dengan ciri khas gaya yang khas pada zaman tertentu, yaitu sebuah karya seni yang sangat terikat dengan waktu di mana gaya tersebut berkembang. Klasik juga bisa merujuk pada ketenangan dan kemewahan yang didasarkan pada etika dan standar tertentu, baik dalam gaya penampilan maupun tata cara.

Usang

Usang adalah kata antonim dari kontemporer yang menunjukkan keadaan sesuatu yang sudah terlalu lama dan sudah tidak lagi berlaku. Usang bisa merujuk pada barang, pandangan, atau bahkan ideologi yang sudah tidak sesuai dengan zaman. Namun, dalam literatur dan seni, usang juga bisa menjadi pengusung keindahan estetika tertentu serta memiliki nilai historis dan sentimental.

Tua

Tua adalah satu lagi antonim yang sering digunakan untuk melawan kontemporer. Tua merujuk pada usia yang sudah lanjut dan berbeda dengan kontemporer yang lebih banyak digunakan untuk hal-hal yang lebih baru atau modern.

Klasikisme

Klasikisme merujuk pada corak dan gaya seni yang lebih memperlihatkan keindahan seni yang populer di Eropa pada abad ke-16, dengan mengacu pada budaya Yunani dan Romawi di masa kuno.

Konservatif

Konservatif digunakan pada cara pandang yang lebih mempertahankan adat istiadat, tradisi, dan nilai-nilai yang sudah mapan dalam masyarakat. Konservatif cenderung lebih menolak perubahan dan mengutamakan status quo.

Makhluk Pertengahan

Makhluk pertengahan atau medioker merujuk pada hal-hal yang biasa saja atau hanya memiliki tingkat kesederhanaan atau kebiasaan dalam penggunaannya. Kata ini sering disebut mediokritas, yang merujuk pada kualitas suatu karya seni yang biasa-biasa saja serta tidak memiliki nilai lebih.

Usang Jaman

Usang jaman merujuk pada hal-hal yang sudah tidak relevan atau sudah tidak digunakan dalam konteks zaman yang sedang berkembang. Hal ini bisa merujuk pada perkataan atau cara berpakaian yang sudah tidak relevan dan sudah tidak lagi digunakan.

Primitif

Antonim dari kontemporer lainnya adalah primitif yang merujuk pada tradisi atau budaya yang berkaitan dengan zaman primitif dan sederhana. Primitif juga bisa merujuk pada segala hal yang belum dikembangkan atau sangat asli. Namun, primitif juga bisa memiliki nilai seni tersendiri yang menjadi daya tarik.

Itulah beberapa antonim dari kontemporer yang sering digunakan dalam bahasa Indonesia. Ada banyak sekali kata-kata lain yang juga bisa menjadi antonim dari kontemporer, tergantung pada situasi dan konteks penggunaannya. Tidak ada kata yang buruk atau yang benar-benar baik, semuanya bergantung pada cara kita memakainya dan kesesuaiannya dengan kondisi dan situasi yang ada di sekitar kita.

Berikut adalah beberapa contoh kata antonim dari kata “kontemporer”:

1. Tradisional

Kata “tradisional” memiliki arti yang berlawanan dengan kata “kontemporer”. Jika “kontemporer” mengacu pada hal-hal baru dan modern, maka “tradisional” merujuk pada hal-hal yang telah ada sejak lama dan diteruskan secara turun-temurun. Banyak budaya di seluruh dunia masih mempertahankan tradisi-tradisi mereka yang kaya dan menarik untuk dipelajari.

2. Kuno

Kata “kuno” adalah sinonim dari “tua” atau “usang”. Hal-hal yang dianggap “kuno” biasanya sudah tidak lagi relevan atau berada jauh di masa lalu. Sebaliknya, kata “kontemporer” mencirikan sesuatu yang up to date dan sangat layak diperhatikan.

3. Klasik

Kata “klasik” juga bisa diartikan sebagai kata yang berlawanan dari “kontemporer”. Kata ini merujuk pada hal-hal yang sudah lama menjadi pusat perhatian dan dianggap sebagai standar atau ukuran tertinggi dalam seni atau karya tulis. Meski demikian, karya yang dianggap klasik seringkali masih dihargai dan dianggap relevan hingga saat ini.

4. Modern

Tidak sulit untuk memahami bahwa “modern” dan “kontemporer” memiliki makna yang berlawanan. Sementara “kontemporer” menunjukkan hal-hal yang terjadi atau dibuat pada waktu yang sama dengan masa sekarang ini, “modern” merujuk pada teknologi atau kebiasaan yang terbaru atau baru-baru ini.

5. Purba

“Purba” bisa berarti jauh di masa lalu atau telah ada sejak zaman pra-sejarah. Kata ini merupakan antonim dari “kontemporer” karena hal yang kontemporer selalu dikaitkan dengan hal-hal yang terbaru atau modern.

6. Kuno

Kata “kuno” juga bisa diartikan sebagai lawan kata dari “kontemporer”. Hal yang kuno merujuk pada suatu hal yang bersifat ketinggalan zaman atau sudah tidak merespon tren sekarang.

7. Klasik

Berbeda dengan kontemporer yang mengacu pada hal baru, kata klasik merujuk pada hal yang sudah lama namun masih memiliki nilai dan artistik yang tinggi. Misalnya dalam seni musik, lagu-lagu klasik dipertahankan dan dipelajari oleh generasi masa kini.

8. Kuno dan Klasik

Kuno dan klasik adalah dua kata yang bisa menjadi antonim dari “kontemporer”. Jika “kontemporer” mempunyai arti yang mengarah pada hal-hal baru, maka kuno dan klasik berlawanan dengan hal yang baru. Kendati hal tersebut tidak berarti tidak berguna dan tidak memiliki nilai sejarah.

9. Sederhana

Sederhana dan kontemporer memang mempunyai principe yang berbeda. Sederhana lebih berkaitan dengan keadaan atau citra yang tidak terlalu rumit atau padat. Sedangkan kontemporer, lebih berkaitan pada arti sesuatu yang modern.

10. Jaman Dulu

“Masa lalu” juga bisa menjadi lawan kata dari “kontemporer”. Hal-hal yang terdapat pada masa lalu dan tidak relevan untuk waktu sekarang dianggap sebagai “pennyebab” keadaan tersebut. Meski begitu, belajar dari masa lalu juga sangat penting, sehingga kita bisa mengetahui kisah-kisah yang menarik sebelum hilang ditelan waktu.

.

Section 3: Antonim dari Kata Kontemporer

Setelah mengetahui arti dan makna dari kata kontemporer, kita juga perlu memahami apa itu antonim dari kata tersebut. Antonim adalah lawan kata atau kata yang memiliki arti kebalikan dari kata lainnya. Berikut adalah beberapa antonim dari kata kontemporer.

1. Kuno

Antonim pertama dari kata kontemporer adalah kuno. Kuno bisa diartikan sebagai sesuatu yang sudah usang atau tidak lagi relevan dengan zaman sekarang. Contohnya adalah kebiasaan atau teknologi yang sudah tidak lagi dipakai karena sudah ditinggalkan oleh zaman.

Tidak seperti kontemporer yang mengacu pada perkembangan terkini, kata kuno justru mengacu pada masa lalu yang sudah lewat. Oleh karena itu, kata kuno sering dianggap sebagai lawan kata dari kata kontemporer.

2. Klasik

Selain kuno, antonim kedua dari kata kontemporer adalah klasik. Klasik bisa diartikan sebagai sesuatu yang sudah melewati ujian waktu dan diterima sebagai model yang sempurna atau ideal. Contohnya adalah seni atau musik klasik yang sudah diakui keindahan dan keindahannya.

Sebaliknya, kontemporer mengacu pada sesuatu yang baru atau sedang dikembangkan. Oleh karena itu, kata klasik sering dianggap sebagai antonim dari kata kontemporer.

3. Tradisional

Antonim ketiga dari kata kontemporer adalah tradisional. Tradisional bisa diartikan sebagai sesuatu yang berkaitan dengan nilai-nilai dan kebiasaan yang sudah lama berlangsung di sebuah masyarakat tertentu.

Sementara itu, kontemporer mengacu pada perkembangan terkini dari suatu hal. Oleh karena itu, kata tradisional sering dianggap sebagai lawan kata dari kata kontemporer.

4. Tua

Antonim keempat dari kata kontemporer adalah tua. Tua bisa diartikan sebagai sesuatu yang sudah memiliki umur yang lama atau sudah rusak karena usianya yang sudah tua. Contohnya adalah benda-benda yang sudah menjadi antik atau sudah tidak berfungsi lagi karena sudah tua.

Kontemporer mengacu pada hal-hal yang masih baru atau belum lama berkembang. Oleh karena itu, kata tua sering dianggap sebagai antonim dari kata kontemporer.

5. Lama

Antonim kelima dari kata kontemporer adalah lama. Lama bisa diartikan sebagai sesuatu yang sudah ada sejak lama atau sudah digunakan dalam waktu yang lama. Contohnya adalah kebiasaan atau teknologi yang sudah berkembang sejak lama.

Karena kontemporer mengacu pada hal-hal baru atau sedang berkembang, maka lama sering dianggap sebagai lawan kata dari kata kontemporer.

Dtabel 1 – Antonim dari Kata Kontemporer

| Kata Kontemporer | Antonim |
|——————|——————|
| Kuno | Kontemporer |
| Klasik | Kontemporer |
| Tradisional | Kontemporer |
| Tua | Kontemporer |
| Lama | Kontemporer |

Kesimpulan

Antonim dari kata kontemporer adalah kuno, klasik, tradisional, tua, dan lama. Meskipun antonim dari suatu kata memiliki arti yang berlawanan, namun kedua kata tersebut memiliki peran penting dalam memperluas wawasan dan pengetahuan kita tentang sesuatu. Oleh karena itu, kita harus mampu memahami dan mengenali antonim dari kata kontemporer agar bisa mengetahui arti dan makna dari suatu kata secara utuh dan menyeluruh.

Maaf, tidak bisa memberikan link yang relevan atau terkait dengan topik “Antonim dari Kata Kontemporer Adalah”. Silakan memberikan topik yang berbeda untuk diminta link terkaitnya.

Terima Kasih Telah Membaca!

Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca dalam mempelajari bahasa Indonesia. Jangan lupa untuk selalu bersemangat dalam belajar dan menjaga keseimbangan antara kehidupan digital dan personal. Kunjungi halaman kami lagi untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai bahasa Indonesia dan topik menarik lainnya. Sampai jumpa lagi!

Bahasa Inggris di Sekolah Dasar: Haruskah Diterapkan?

Hai, adik-adik semua! Kali ini kita mau bahas tentang Bahasa Inggrisnya SD atau Sekolah Dasar. Tentunya, bagi sebagian teman-teman yang masih di bangku SD,...
Ar Rayan Alif
4 min read

Menghitung 1 Juta Nolnya Berapa?

Kamu mungkin pernah bertanya-tanya, “1 juta nolnya berapa sih?” Ternyata, jawabannya tidak sebentar-sebentar ya! Apalagi jika kita harus menuliskannya dalam bentuk angka, pasti akan...
Ar Rayan Alif
4 min read

1 Krat Sama Dengan Berapa Botol?

Halo teman-teman! Apa kabar? Kali ini, kita akan membahas sebuah pertanyaan yang sering muncul di benak para pecinta kopi yaitu, “1 krat berapa botol?”....
Ar Rayan Alif
5 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *